Polisi Saat di Lokasi Kejadian. (Ist-KarimataMedia)

Bocah 5 Tahun Meninggal Diserang Monyet, Penyelidikan Tunggu Keterangan Ayah Korban

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Kasus tragis meninggalnya bocah bernama Muhammad Kenzi (5), warga Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

AKP Gunarto, SM, Kapolsek Pasean mengatakan hingga saat ini, aparat masih menunggu kedatangan ayah korban yang sedang dalam perjalanan dari Malaysia menuju Madura untuk melengkapi keterangan. Sementara itu, ibu korban diketahui masih dalam kondisi syok sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik.

“Untuk sementara, kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami masih menunggu kedatangan ayah korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujarnya saat On Air di Dinamika Madura, Jum’at (03/04/2026).

Baca Juga:  Perempuan Disabilitas Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, KOPRI PMII Desak Pengusutan Tuntas

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (01/04/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Usai kejadian. Siful, pemilik monyet yang menyerang korban memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga korban.

“Setelah kejadian pemilik monyet langsung mengamankan hewan tersebut. Namun, saat dibawa pulang, monyet kembali mengamuk sehingga akhirnya dibunuh,’’ tambahnya.

Korban sempat mendapatkan pertolongan medis saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih belum dapat dipastikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Catat Ribuan Pelanggaran Selama Operasi Semeru, Mayoritas Pengendara Tak Pakai Helm

Jenazah korban dimakamkan pada Rabu (01/04/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di pemakaman keluarga di Desa Sotabar, Pasean Pamekasan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa untuk kepentingan laporan resmi, sejumlah keterangan tambahan masih diperlukan melalui proses pemeriksaan. Selain itu, masyarakat juga diimbau agar lebih berhati-hati dalam memelihara hewan, khususnya yang berpotensi membahayakan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang memelihara hewan seperti monyet agar benar-benar dijaga dengan baik, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Peran orang tua juga sangat penting dalam mengawasi anak-anak, terutama yang masih balita,” pungkasnya. (Melli/Bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *