KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyambut kepulangan Hadiatullah, S.Si., M.Sc., Ph.D., lulusan terbaik Program Doktor (S3) dari Tianjin University, Tiongkok, sebagai simbol keberhasilan pendidikan dan mimpi anak daerah yang mampu menembus perguruan tinggi dunia.
Penyambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemkab Pamekasan atas prestasi akademik Hadiatullah yang menempuh pendidikan tinggi melalui jalur beasiswa luar negeri, sekaligus wujud dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Pamekasan, Dr. K.H. Kholilurrahman, S.H, M.Si mengatakan komitmennya untuk memberikan ruang dan tempat terbaik apabila Hadiatullah memilih berkontribusi di daerah. Hal itu dinilai penting untuk mendorong kemajuan pendidikan sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Pamekasan agar berani bermimpi dan berjuang meraih pendidikan setinggi-tingginya.
“Pemerintah daerah siap menyiapkan tempat yang layak dan terbaik jika beliau berkenan mengabdikan diri di Pamekasan. Ini penting agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan memotivasi anak-anak muda,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan putra daerah menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral di luar negeri menjadi bukti bahwa keterbatasan daerah bukan penghalang untuk berprestasi di tingkat internasional, asalkan dibarengi dengan kerja keras dan komitmen yang kuat.
Sementara itu, Hadiatullah, S.Si., M.Sc., Ph.D., mengaku bangga dan berterimakasih atas penyambutan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Ia menilai apresiasi tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan.
“Saya bangga dan berterima kasih atas penyambutan seperti ini. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berkontribusi,” katanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk turut berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di daerah, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Pamekasan yang memiliki akses luas untuk menempuh pendidikan hingga ke luar negeri.
“Saya berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ke depan, perlu ada dorongan dan fasilitas agar anak-anak daerah memiliki akses dan keberanian untuk sekolah ke luar negeri,” pungkasnya. (Lumi/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura