Warga Teja Timur Keluhkan Asap Hitam Pabrik Tahu Tempe, Pemdes Lakukan Pengecekan

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Warga Desa Teja Timur, Kecamatan Kota Pamekasan, mengeluhkan pencemaran udara yang diduga berasal dari aktivitas pabrik tahu tempe di wilayah setempat. Keluhan muncul karena asap hitam kerap mengepul dan mengganggu lingkungan permukiman warga.

Bu Sri Hartatik, warga Teja Timur Pamekasan, menyampaikan bahwa asap hitam tersebut hampir setiap hari dirasakan dampaknya. Bahkan, di sekitar rumahnya terdapat butiran hitam yang diduga berasal dari sisa pembakaran bahan bakar pabrik.

“Asapnya hitam pekat, dan di rumah kami ada butiran seperti bekas pembakaran ban,” ungkap Sri Hartatik kepada Radio Karimata.

Baca Juga:  Hari Pertama Program MBG di Pamekasan, Sasar 2.932 Siswa

Menanggapi keluhan pendengar Karimata Media tersebut, Camat Kota Pamekasan Rahmat mengatakan pihak kecamatan bersama Pemerintah Desa Teja Timur telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi usaha untuk menindaklanjuti laporan warga.

Berdasarkan hasil pengecekan menunjukkan asap hitam berasal dari aktivitas produksi pabrik tahu tempe yang keluar melalui cerobong asap setinggi sekitar 12 meter. Ia mengakui, pada kondisi tertentu pabrik sempat menggunakan ban sebagai bahan bakar tambahan.

Baca Juga:  Diduga Beda Pilihan Saat Pemilu, Pria Asal Palengaan Daya Dapat Luka Cakar

“Penggunaan ban sebagai bahan bakar hanya dilakukan saat kondisi hujan. Selebihnya menggunakan kayu bakar,” jelas Rahmat.

Sementara itu, untuk pengelolaan limbah cair, Rahmat menambahkan bahwa di lokasi usaha telah tersedia instalasi pengolahan air limbah atau IPAL. Meski demikian, pihak kecamatan meminta pemilik usaha agar lebih memperhatikan dampak lingkungan dan tidak menggunakan bahan bakar yang berpotensi mencemari udara, demi menjaga kenyamanan dan kesehatan warga sekitar. (Anisa/Sl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *