Mohammad Iksan, Kepala Disbudporapar Sumenep

Festival Ketupat 2025: Perpaduan Budaya dan Wisata Eksotis di Pantai Slopeng

KARIMATA.NET, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menghadirkan kemeriahan budaya khas Madura lewat Festival Ketupat 2025 yang akan digelar pada Senin, 7 April 2025 di Pantai Slopeng, Sumenep, Madura.

Mohammad Iksan, Kepala Disbudporapar Sumenep saat on air di Radio Karimata bilang, berbeda dari dua tahun sebelumnya yang dipusatkan di Pantai Lombang, tahun ini Festival Ketupat akan digelar di Pantai Slopeng dengan tujuan mengenalkan potensi wisata baru kepada masyarakat luas.

“Festival Ketupat sebelumnya telah dua tahun berturut-turut diselenggarakan di Pantai Lombang. Namun, tahun 2025 lokasi dialihkan ke Pantai Slopeng untuk memperkenalkan destinasi wisata tersebut kepada masyarakat lebih luas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dr. Gazali Resmi Jabat Rektor UNIRA 2025–2029, Komitmen Wujudkan Kampus Berdampak bagi Masyarakat

Festival ini menghadirkan ragam perlombaan yang sarat nilai budaya, mulai dari Lomba Orong Ketupat, Tradisi Katopak Lobar, hingga Lomba Menu Masakan Ketupat yang siap menggugah selera pengunjung. Tak hanya itu, panggung hiburan pun disiapkan untuk menyemarakkan suasana, seperti Musik Tong-tong Laskar Madhure, Tari Tradisional Madura, dan Musik Dangdut Pamdas.

Salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah Lomba Orong Ketupat, sebuah tradisi arak-arakan ketupat yang dihias secara kreatif dan meriah. Peserta akan menampilkan berbagai ornamen unik yang mencerminkan kekayaan budaya Madura.

Baca Juga:  120 Driver Ambulans Jawa, Madura, dan Bali Buka Bersama di Pamekasan, Perkuat Sinergi Layanan Kemanusiaan

“Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian lokal,” tambahnya.

Festival ini terbuka untuk umum dan menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk merasakan langsung kehangatan tradisi, kuliner, dan seni budaya Madura dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Pantai Slopeng siap menyambut wisatawan dengan hamparan pasir putihnya yang eksotis, dan Festival Ketupat 2025 menjadi alasan kuat untuk tidak melewatkan kunjungan ke ujung utara Pulau Garam di bulan April ini. (Ziyad/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *