Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Perairan Pulau Mandangin Sampang

News, Peristiwa1161 Dilihat

KARIMATA.NET, SAMPANG – Sesosok mayat ditemukan mengapung di sekitar perairan Pulau Mandangin Kabupaten Sampang, pada Kamis (04/01/2024) sore. 

Mayat mengapung tersebut  ditemukan dalam keadaan telanjang dengan posisi tengkurap mengambang.

AKBP Siswantoro S.IK, MH Kapolres Sampang yang diwakili Aiptu Haryadi Kanit Gakkum Sat. Polairud Polres Sampang mengatakan, bahwa pada hari Kamis (04/01/2024) pukul 15.00 WIB telah mengevakuasi mayat dari perairan Pulau Mandangin Kabupaten Sampang.

“Awalnya, kita mendapatkan laporan dari security Guard HCML ke Kasat Sat. Polairud Polres Sampang AKP Catur Rahardjo SH, yang melaporkan ada sesosok mayat yang terapung di dekat Rig Husky-CNOOC Madura Limited,” Ungkapnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut AKP Catur Rahardjo SH langsung memerintahkan anggotanya untuk mendatangi sekaligus mengevakuasi mayat yang mengapung.

Dengan menggunakan Kapal Polisi nomor lambung KP X-1045, Kanit Gakkum Sat. Polairud Polres Sampang Aiptu Haryadi bersama 2 anggotanya berangkat ke tengah perairan Pulau Mandangin Kabupaten Sampang sesuai titik koordinat yang diberikan security Guard HCML.

Aiptu Haryadi menjelaskan, saat tiba di lokasi terlihat mayat dalam keadaan telanjang dengan posisi tengkurap mengambang.

“Saat melakukan evakuasi, kita mengalami kesulitan ketika mengangkat mayat ke atas kapal karena seluruh tubuh mayat membengkak dan sebagian tubuh hancur dengan warna kulit yang sudah memutih,” jelas Haryadi.

Menurutnya, mayat yang tidak diketahui identitasnya itu, sudah dibawa ke RSUD Mohammad Zyn Sampang oleh petugas PMI dan Tim SAR Basarnas Sumenep untuk dilakukan otopsi.

“Setelah penemuan mayat, piket Mako Sat. Polair Polres Sampang langsung menghubungi satuan-satuan Polairud jajaran Ditpolair Polda Jatim yang berada di garis pantai selat Madura untuk memudahkan pencarian identitas mayat dan keluarga yang bersangkutan,” ungkapnya.

Sementara, Nanang Pujo dari Koordinator SAR Basarnas Sumenep menyampaikan bahwa mayat yang dievakuasi personil Sat. Polairud Polres Sampang diperkirakan sudah berada di air laut selama lebih 4 hari.

“Kita tidak bisa memastikan dengan jelas jenis kelamin mayat yang ditemukan dalam posisi tengkurap mengambang di perairan Pulau Mandangin Kabupaten Sampang,” tutup Nanang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *