Damkar Pamekasan Ingatkan Masyarakat Tak Bakar Sampah Sembarangan Saat Musim Kemarau

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN– Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pamekasan mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan selama musim kemarau. Kondisi rumput dan semak yang mengering membuat api lebih mudah merambat dan memicu kebakaran lahan. 

Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Pamekasan, M. Yusuf Wibisono, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa sebagian besar kasus kebakaran lahan dan semak belukar yang terjadi di wilayah Pamekasan memiliki penyebab yang sama, yakni aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan serta puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Menurut Yusuf, kebiasaan tersebut menjadi pemicu utama munculnya titik-titik kebakaran, terutama saat musim kemarau ketika kondisi rumput dan semak belukar mudah terbakar.

Baca Juga:  Banting Setir, Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Taddan Sampang

“Dari beberapa kasus kebakaran lahan dan semak-semak, penyebabnya sama, yaitu membakar sampah yang ditinggal dan puntung rokok,” ujar Yusuf, Jumat (24/7/2026).

Ia menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah tanpa pengawasan serta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang dipenuhi rumput kering dan semak belukar karena berpotensi memicu kebakaran.

Imbauan tersebut kembali menjadi perhatian setelah kebakaran lahan kosong terjadi di belakang rumah warga di kawasan Perumahan Royal Nyalaran, Kabupaten Pamekasan, pada Jumat sore. Kobaran api membakar semak belukar hingga menghanguskan kabel listrik yang mengalir ke rumah warga, sehingga aliran listrik di sekitar lokasi sempat mengalami pemadaman.

Baca Juga:  12 Nama Calon Kepala OPD Masuk Daftar Suksesor, Siapkan Pengisian Empat Jabatan Pimpinan Tinggi

Petugas Damkar bersama pihak terkait bergerak melakukan penanganan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan permukiman. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran di Royal Nyalaran masih dalam penelusuran. (Anisa/Ain)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *