14 Atlet Catur Pamekasan Dilepas Menuju Kejurprov Jatim di Pacitan, Target Harumkan Nama Daerah

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pamekasan resmi melepas 14 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur 2026 di Kabupaten Pacitan.

Pelepasan kontingen dilakukan secara simbolis di Kantor KONI Pamekasan, Selasa (7/7/2026), sebelum keberangkatan yang dijadwalkan pada Rabu (8/7/2026) pukul 00.00 WIB.

Sekretaris Percasi Kabupaten Pamekasan, Musanan mengatakan seluruh atlet yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara intensif. Sebelum pelepasan, jajaran pengurus bersama atlet juga bersilaturahmi dengan Bupati Pamekasan untuk memohon doa restu agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Bupati memberikan dukungan penuh dan berharap atlet-atlet Percasi mampu membawa nama baik Kabupaten Pamekasan di Kejurprov,” ujarnya.

Pelepasan kontingen di Kantor KONI dihadiri Wakil Ketua KONI Pamekasan, Sekretaris KONI, pengurus Percasi, para atlet, serta orang tua atau wali atlet. Kehadiran wali atlet diperlukan karena sebagian peserta masih duduk di jenjang sekolah dasar.

Baca Juga:  Laga Final BRI Liga 1, Madura United Sampaikan Terimakasih Atas Dukungan Suporter Disetiap Pertandingan

Sebanyak 14 atlet yang diberangkatkan berasal dari berbagai kelompok umur, mulai kategori usia SD, SMP hingga SMA. Sesampainya di Pacitan pada 8 Juli, kontingen akan mengikuti registrasi, pembukaan, dan rapat kerja provinsi (Rakerprov), sedangkan pertandingan dijadwalkan mulai 9 Juli hingga 11 Juli 2026.

Musanan menjelaskan, selama masa persiapan para atlet mendapatkan pembinaan teknis, pendalaman teori, latihan mental, hingga pengarahan terkait kesiapan bertanding. Pengurus juga menyiapkan perlengkapan bertanding serta mengingatkan atlet untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan.

“Kami juga menyiapkan official yang berpengalaman untuk mendampingi atlet selama pertandingan, memberikan motivasi, evaluasi, dan memastikan kebutuhan atlet selama di arena terpenuhi,” katanya.

Baca Juga:  Hilang Tiga Hari di Laut, Enam ABK Pasean Ditemukan dan Dievakuasi

Menurut Musanan, tantangan terbesar yang dihadapi Percasi Pamekasan adalah proses penyesuaian kepengurusan baru yang langsung dihadapkan pada agenda Kejurprov. Meski demikian, keberadaan sejumlah pengurus senior yang pernah menjadi atlet, wasit, dan official dinilai menjadi modal penting dalam mempersiapkan kontingen.

Ia optimistis seluruh atlet memiliki peluang bersaing karena merupakan hasil seleksi terbaik di masing-masing kelompok umur. Namun, ia mengingatkan bahwa persaingan di tingkat provinsi akan jauh lebih ketat karena akan berhadapan dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh Jawa Timur.

“Kami mohon doa masyarakat Pamekasan agar atlet-atlet Percasi dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi untuk Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. (Anisa/Lum)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *