KARIMATAMEDIA, SUMENEP – Kondisi Jalan Masjid Assotreyah yang menjadi akses utama masyarakat Dusun Banangger bagian barat, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Jalan dengan panjang sekitar satu kilometer dan lebar kurang lebih tiga meter tersebut diketahui menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, mulai dari pertanian, perdagangan hingga angkutan logistik sehari-hari.
Annal Hazan, warga setempat mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung lama dan hingga kini belum ada perbaikan signifikan dari pihak terkait. Menurutnya, masyarakat sudah berkali-kali menyampaikan keluhan agar jalan tersebut segera diperbaiki.
“Jalan ini sudah lebih dari 20 tahun usianya dan sekitar 12 tahun terakhir rusaknya cukup parah. Kami masyarakat sudah lama berharap ada perbaikan supaya aktivitas bisa lebih lancar dan aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya jalan tersebut sempat diukur dan diinformasikan akan diperbaiki. Namun, warga mendapat informasi bahwa anggaran perbaikan disebut dialihkan ke wilayah lain sehingga pengerjaan belum terealisasi.
“Kami sering menyampaikan usulan perbaikan kepada pihak terkait, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut yang jelas,” katanya.
Selain menghambat aktivitas masyarakat, kondisi jalan yang dipenuhi batu besar dan permukaan tidak rata disebut kerap menyebabkan pengguna jalan terjatuh maupun kendaraan tergelincir, terutama saat warga membawa hasil pertanian atau anak-anak berangkat sekolah.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan peninjauan dan perbaikan agar akses utama masyarakat di Dusun Banangger bagian barat kembali layak digunakan dan tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan. (fauzi/ain)
Karimata Media Dinamika Madura