Cegah Kenakalan Remaja, Sat Binmas Polres Pamekasan Gelar “Police Goes to Pondok Pesantren”

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Guna memupuk kedisiplinan dan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Pamekasan menggelar kegiatan “Police Goes to Pondok Pesantren” di Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah (SABAR), Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Rabu (29/04/2026).

Kasat Binmas Polres Pamekasan AKP Nanang Hery Purnomo, S.H., menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis agama.

“Dalam kegiatan ini kami menekankan pentingnya menjaga etika, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun saat berada di jalan raya, termasuk menjauhi narkoba, miras, serta tidak terlibat balap liar,” ujar AKP Nanang di hadapan para santri.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh AKP Nanang Hery Purnomo, didampingi Kanit Bintibsos dan personel Sat Binmas. Kehadiran jajaran kepolisian disambut hangat oleh Dewan Pengasuh Ponpes SABAR, K. Abdul Hamid, bersama dewan guru serta ratusan santri tingkat MA dan SMP.

Baca Juga:  Satlantas Polres Pamekasan Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif Saat Perperan

Dalam arahannya, petugas memberikan sejumlah materi penting, di antaranya etika berlalu lintas dengan menekankan sopan santun di jalan dan kepatuhan terhadap aturan demi keselamatan bersama. Selain itu, juga disampaikan pencegahan kenakalan remaja agar santri tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang merugikan masa depan.

Materi lain yang turut disosialisasikan yakni bahaya narkoba dan minuman keras, termasuk dampak buruk zat adiktif bagi kesehatan serta konsekuensi hukumnya. Tak kalah penting, para santri juga diimbau untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:  Ledakan Diduga Bahan Petasan di Pegantenan Pamekasan, Empat Pemuda Luka-luka

Sementara itu, Kasihumas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama menjelaskan bahwa program “Police Goes to Pondok Pesantren” merupakan instruksi pimpinan sebagai langkah mendekatkan Polri dengan lingkungan pesantren.

“Kami ingin para santri tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan duta anti-narkoba di lingkungannya. Melalui program ini diharapkan terbentuk karakter pemuda yang disiplin dan taat hukum,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama sekitar satu jam tersebut berjalan aman dan lancar. Para santri terlihat antusias mengikuti sosialisasi, ditandai dengan interaksi aktif selama sesi tanya jawab berlangsung. (Sol/mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *