KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026 di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, menyasar pembangunan infrastruktur, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih, hingga bantuan sosial bagi masyarakat.
Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., mengatakan program yang dibuka pada 15 Oktober 2026 tersebut bertujuan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dengan melibatkan warga dalam proses pembangunan.
“TMMD ini bukan hanya milik TNI, tetapi milik kita bersama, seluruh lapisan masyarakat. Kami berupaya mengerahkan tenaga semaksimal mungkin untuk membangun masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Desa Jarin dipilih karena membutuhkan pembangunan dan belum pernah menjadi lokasi pelaksanaan TMMD. Penentuan sasaran dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa, serta survei lapangan untuk menentukan kebutuhan prioritas.
Sejumlah sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang sekitar 500 meter dengan lebar tiga meter, pengaspalan jalan di tiga ruas yang tersebar di tiga dusun, serta rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain itu, TMMD mencakup pembangunan dua titik sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama di tengah musim kemarau. Penanaman pohon trembesi di sisi jalan juga dilakukan sebagai bagian dari upaya penghijauan.
“Jadi sebagai informasi, kegiatan nonfisik turut dilaksanakan melalui sosialisasi kesehatan, administrasi kependudukan seperti kartu keluarga dan akta kelahiran, serta penyuluhan pertanian dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait,” tambahnya.
Kodim 0826 Pamekasan juga menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki serta bantuan sosial yang menyasar sekitar 300 kepala keluarga (KK).
Menurut Agus, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. Personel TNI juga tinggal di rumah warga untuk membangun kedekatan dan memperkuat kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
“Anggota TNI tinggal di rumah masyarakat, makan bersama, dan bekerja bersama. Di situlah inti kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga hubungan dengan masyarakat semakin akrab,” jelasnya.
Ia mengapresiasi antusiasme warga yang turut membantu pengerjaan sasaran TMMD selama sepekan pertama pelaksanaan. Agus juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pamekasan dan kepala desa yang telah mendukung serta memfasilitasi program tersebut.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menentukan desa yang membutuhkan dan menjadi prioritas. Harapannya, program TMMD bisa terus kami upayakan setiap tahun,” pungkasnya. (Sol/Ayg)
Karimata Media Dinamika Madura