Meriahkan Harjad ke-496, Festival Drum Band Pamekasan Ikut Gerakkan UMKM

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Parade Drum Band se-Kabupaten Pamekasan kembali digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari jenjang SD, SMP, SMA atau sederajat hingga tingkat umum.

Bupati Pamekasan, Dr. K.H. Kholilurrahman, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa parade drum band tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan penyaringan atlet, sekaligus ruang bagi peserta untuk menampilkan hasil latihan yang telah dilakukan di masing-masing tempat dan basecamp.

“Melalui kegiatan drum band, kita dapat belajar arti pentingnya disiplin, kolaborasi, saling mengisi, serta ketaatan pada pimpinan, sang mayoret,” ujarnya.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Tim, Madura United Pertahankan Ilhamsyah dan Kemaluddin

Menurutnya, perpaduan berbagai alat musik dalam drumband dapat menghasilkan irama dan musik yang harmonis. Hal tersebut menjadi gambaran pentingnya kerja sama dan kekompakan dalam mencapai tujuan bersama.

Bupati berharap Parade Drum Band dapat memberikan nilai positif bagi para peserta, khususnya dalam meningkatkan disiplin, kepatuhan, kepemimpinan, dan semangat juang.

“Kegiatan ini sebagai perpaduan seni, musik, baris-berbaris dan unsur tari memiliki esensi yang dalam, yaitu penegakan disiplin, kepatuhan pada regulasi, peningkatan semangat patriotisme, serta nilai-nilai cinta budaya dan tanah air,” katanya.

Selain memberikan manfaat dalam bidang pembinaan generasi muda, Bupati menyebut pelaksanaan parade juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Tak Masuk Prioritas KONI, Futsal Pamekasan Justru Ukir Sejarah di Porprov

“Memiliki efek samping ekonomi yang cukup signifikan. Para PKL bisa berjualan, para pedagang bisa berpartisipasi, di mana masyarakat, utamanya UMKM diberikan ruang untuk mengambil manfaat yang maksimal dalam kegiatan yang dilaksanakan pada pagi ini,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk mengambil nilai positif dari kegiatan tersebut, terutama dalam membangun kedisiplinan, semangat juang, serta kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini kita mengambil hikmah, khususnya bagaimana upaya meningkatkan disiplin dan semangat juang serta kemauan keras untuk menjaga situasi dan kondisi bangsa,” pungkasnya. (Anisa/Suk)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *