Atasi Krisis Air Bersih, Alumni STM dan SMKN 2 Bantu Warga Pamekasan

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Komunitas Alumni STM Negeri Pamekasan dan SMK Negeri 2 Pamekasan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Pamekasan.

Pendistribusian air bersih dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, dengan titik awal di Dusun Tengah 1, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan. Selanjutnya, bantuan disalurkan ke Dusun Soro, Desa Pegagan, Kecamatan Pademawu.

H. Sahrul Pembina Komunitas STM/SMK Negeri 2 Pamekasan mengatakan, bantuan air bersih telah menjangkau dua titik. Rencananya, penyaluran akan dilanjutkan ke empat titik lainnya, termasuk wilayah Pamoroh, Kecamatan Larangan.

Baca Juga:  Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pamekasan Kembali Ungkap Dugaan Kasus Tindak Pidana Bahan Peledak Mercon di Kadur

“Untuk sementara sudah dua titik yang kami salurkan. Berikutnya masih ada empat titik lagi yang akan kami datangi,” katanya saat On Air di Radio Karimata Dinamika Madura, Minggu (04/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh orang perwakilan komunitas turut mendampingi proses pendistribusian air bersih kepada masyarakat. Total air yang disalurkan sebanyak dua tangki, masing-masing berkapasitas 6.000 liter, dengan alokasi satu tangki untuk setiap titik.

Sahrul menyebut antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga bahkan telah menyiapkan jerigen dan galon untuk menampung air yang disalurkan melalui tandon sementara.

Baca Juga:  Harga Tiket Ekonomi Madura United Dipangkas Jadi Rp30 Ribu, Targetkan Tribun Penuh

“Warga sangat antusias dan menyampaikan terima kasih. Mereka sudah menyiapkan jerigen dan galon untuk mengambil air,” ujarnya.

Komunitas berharap bantuan tersebut dapat terus dilakukan untuk membantu lebih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan di Kabupaten Pamekasan.

Sahrul menegaskan, kegiatan tersebut dilakukan murni sebagai bentuk kepedulian sosial dan tidak berkaitan dengan kepentingan politik tertentu.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan membantu warga yang membutuhkan, khususnya yang terdampak kekeringan,” pungkasnya. (Lumi/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *