Kecelakaan di Jalan Trunojoyo Pamekasan. (Ist-KarimataMedia)

PJU Jalan Trunojoyo Jadi Sorotan, Dishub Pamekasan Siapkan Asesmen

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan memastikan penerangan jalan umum atau PJU menjadi tanggung jawab penuh instansi tersebut, termasuk pemeliharaan dan perawatannya.

Hal itu disampaikan menyusul sorotan terhadap kondisi PJU di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Trunojoyo Pamekasan yang sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan, Yusuf Wibiseno, mengatakan secara tugas pokok dan fungsi, PJU memang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. Namun, terdapat pembagian tugas dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), khususnya untuk pemeliharaan median jalan yang juga terdapat bunga dan lampu hias.

“Kalau terkait PJU ini seratus persen tanggung jawab Dinas Perhubungan. Untuk median jalan, kalau secara perawatan atau maintenance itu menjadi kewenangan DLH, karena di situ ada bunga-bunga, lampu hias dan sebagainya. Jadi kita kolaborasi antara Dinas Perhubungan dengan Dinas Lingkungan Hidup,” jelas Yusuf.

Baca Juga:  PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen di Hari Pelanggan Nasional

Terkait kecelakaan yang kerap terjadi di Jalan Trunojoyo, Yusuf menyebut kondisi PJU bisa saja menjadi salah satu faktor, khususnya ketika penerangan tidak berfungsi. Namun, menurutnya, kecelakaan juga tetap pernah terjadi saat PJU di lokasi tersebut berfungsi normal.

“Pada saat PJU di sana berfungsi normal seratus persen, itu pun masih juga terjadi kecelakaan. Artinya, PJU itu kan hanya malam hari. Bagaimana siang hari atau pagi hari? Jadi mungkin di Trunojoyo ini ada faktor teknis atau apa, sehingga di situ sering terjadi kecelakaan,” katanya saat On Air di Dinamika Madura Radio Karimata, Selasa (29/09/2026).

Dishub Pamekasan juga akan melakukan evaluasi terhadap kondisi PJU bersama sejumlah instansi terkait. Asesmen akan dilakukan untuk menentukan titik-titik yang membutuhkan perbaikan maupun perubahan secara menyeluruh.

Baca Juga:  KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Utara Sumenep, Sekitar 250 Penumpang Dievakuasi

Yusuf mengatakan, jika hasil asesmen menunjukkan adanya PJU yang perlu diubah total, pihaknya akan mengupayakan dukungan anggaran. Meski saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran, kebutuhan yang dinilai prioritas akan tetap diupayakan untuk segera ditangani.

“Nanti akan kita diskusikan dengan beberapa instansi dan dilakukan asesmen. Kalau misalkan ada beberapa yang memang harus kita ubah total, karena ini menyangkut anggaran, akan kita upayakan secepatnya. Dari sisi anggaran kita juga tahu, apalagi ini sudah memasuki akhir tahun. Tetapi kalau sudah dipikirkan secara prioritas, apa pun segala yang kurang akan kita usahakan untuk cepat selesai,” pungkasnya. (Mel/Suk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *