KARIMATAMEDIA, SAMPANG – Seorang balita berusia 4 tahun berinisial F, warga Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, meninggal dunia setelah ditemukan tenggelam di kubangan penampungan air di salah satu ladang tembakau, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan, saat kejadian kedua orang tua korban sedang merawat tanaman tembakau yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kubangan.
“Korban diketahui berada di dalam kolam penampungan air setelah kakaknya, Ulul, mendatangi kedua orang tuanya dan memberitahukan bahwa adiknya berada di kolam,” kata AKP Eko.
Mendapat informasi tersebut, kedua orang tua korban langsung menuju lokasi. Korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan tidak bergerak di dalam kolam yang digunakan untuk menampung air penyiraman tanaman tembakau.
Kolam tersebut berukuran sekitar 1,5 meter kali 2 meter dengan kedalaman kurang lebih 1 meter. Korban kemudian segera dievakuasi oleh orang tuanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Polisi menduga korban meninggal akibat tenggelam. Berdasarkan keterangan yang diterima, korban diduga telah berada di dalam kubangan selama beberapa waktu sebelum ditemukan.
Pihak keluarga kemudian menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum. Pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang diketahui oleh pemerintah desa.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas Polsek Karang Penang telah mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, melakukan pengumpulan bahan keterangan serta dokumentasi.
Kepolisian mengimbau para orang tua, khususnya yang tinggal atau beraktivitas di sekitar lahan pertanian, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di sekitar kolam atau kubangan penampungan air yang berpotensi membahayakan. (Anisa/Jun)
Karimata Media Dinamika Madura