Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Sampang Dibatasi, Tahun Ini Hanya untuk Pelajar

KARIMATAMEDIA, SAMPANG – Pelaksanaan gerak jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sampang tahun ini resmi dibatasi.

Gerak jalan yang biasanya melibatkan berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD), tahun ini hanya diperuntukkan bagi kalangan pelajar.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Marnilem, mengatakan pembatasan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi anggaran pelaksanaan. Selain itu, sejumlah lembaga dan OPD juga dinilai tidak memiliki anggaran yang cukup untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Dampak Balap Liar di Bangkalan, Dari Gangguan Ketertiban hingga Ancaman Keamanan

“Untuk umum, OPD, BUMD, tidak ada,” ungkap Marnilem saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga menjadi upaya agar peserta yang mengikuti gerak jalan benar-benar serius dan mampu mempersiapkan diri dengan baik. Dengan peserta yang lebih terbatas, pelaksanaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

Marnilem menjelaskan, salah satu pertimbangan lainnya adalah masih adanya peserta yang hanya mengikuti kegiatan karena sekadar ikut-ikutan, tanpa persiapan yang serius.

“Selain karena minimnya anggaran, banyak lembaga atau OPD yang tidak sanggup ikut karena tidak punya anggaran. Kami juga ingin menghindari peserta yang hanya ikut-ikutan dan tidak serius,” jelasnya.

Baca Juga:  Permudah Administrasi Sekolah, Mahasiswa KKN Posko 7 UIN Madura Ciptakan HadirKu dan Buku Tabungan Digital

Meski kategori peserta dibatasi, gerak jalan tetap menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sampang. Tahun ini, peserta difokuskan pada jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK/ danMAN.

Pelaksanaan gerak jalan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 11 dan 12 Agustus 2026.

Dengan pembatasan tersebut, semarak peringatan kemerdekaan diharapkan tetap terjaga, sekaligus menyesuaikan kemampuan anggaran dan kesiapan masing-masing peserta. (Fauzi/ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *