KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Dalam rangka Hari Sungai Nasional tahun 2026 sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Unsur Kecamatan Kota dan BPBD serta perwakilan relawan melaksanakan aksi bersih sungai di sungai Kloang Kecamatan Kota Pamekasan. Aksi itu dipusatkan di sekitar Jembatan Masigit, dan Jembatan Zipon pada Kamis (30/07/2026) pagi.
Ahmad Zainullah, Kabid Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Pamekasan, mengatakan BPBD Pamekasan berpartisipasi dalam kegiatan yang diprakarsai oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) / PUPR Provinsi Jawa Timur. Kegiatan diawali dengan apel dan briefing sekitar pukul 06.00 WIB, kemudian dilanjutkan aksi pembersihan sungai sekitar pukul 07.00 WIB.
Menurutnya, pemilihan Sungai Kloang sebagai lokasi kegiatan diduga karena sungai tersebut menjadi salah satu jalur yang kerap mengalami persoalan saat musim hujan. Termasuk sedimentasi , sehingga perlu dilakukan pengerukan dengan excavator atau alat berat.
“Ini mungkin usulan dari pihak PUPR ke Provinsi karena Sungai Kloang merupakan salah satu jalur sungai yang sering menjadi perhatian ketika musim hujan,” ujarnya.
Aksi bersih-bersih melibatkan berbagai unsur, diantaranya PUPR, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah provinsi, serta sejumlah instansi lainnya.
“Kondisi di titik yang kami tangani cukup banyak sampah. Ada batang pohon, ranting, dan sampah plastik yang menumpuk di sungai,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai.
Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir saat musim hujan. Saat hujan tiba air kiriman dari hulu membawa sampah dan material sehingga menumpuk di hilir, terutama di Wilayah Kota Pamekasan. (Ayu/Hen)
Karimata Media Dinamika Madura