Bupati Pamekasan Berharap Pasar Murah Jadi Instrumen Pengendalian Inflasi

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan K.H. Kholilur Rahman berharap pelaksanaan pasar murah tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintah, tetapi mampu menjadi instrumen efektif dalam menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Kholilur Rahman saat menghadiri Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut membantu.

Baca Juga:  Dalberto Luan Belo Tinggalkan Laskar Sapeh Kerrab, Klub Segera Cari Pengganti

“Kita berharap ke depan kegiatan semacam ini bukan hanya dilakukan oleh pemerintah, akan tetapi mereka-mereka yang mempunyai rezeki lebih juga ikut membantu masyarakat. Karena kalau hanya bersandar pada pemerintah, itu akan sangat lamban sekali. Alhamdulillah setiap sebulan sekali kita mengadakan rapat terkait penekanan inflasi,” kata Kholilur Rahman.

Ia menilai keberadaan pasar murah merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat. Meski selisih harga yang diberikan pada setiap komoditas tidak terlalu besar, manfaat yang dirasakan masyarakat dinilai cukup signifikan apabila diakumulasikan.

Baca Juga:  Pendakian Gunung Waru Pamekasan Ditutup Sementara, Khawatir Timbulkan Dampak Sosial

“Kita berharap dengan adanya pasar murah bisa menekan harga-harga di pasar karena kita sudah mengadakan operasi pasar. Dan menambah keterjangkauan daya beli masyarakat, sekalipun murahnya tidak seberapa, ada yang selisih Rp10 ribu, ada yang Rp7 ribu. Akan tetapi ketika dikumpulkan, itu akan menjadi nominal yang sangat besar,” ujarnya. (Fauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *