KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa sejak Rabu (10/6/2026) memicu berbagai keluhan masyarakat di media sosial. Kondisi tersebut juga memunculkan kekhawatiran warga Madura terkait kemungkinan terjadinya pemadaman bergilir.
Menanggapi informasi yang beredar, Tim Gatekeeper Karimata Media melakukan konfirmasi kepada Manajer ULP PLN Pamekasan, Muhammad Andrian, Kamis malam (11/6/2026).
Saat ditanya mengenai informasi yang beredar terkait rencana pemadaman listrik oleh PLN ULP Ampera pada 10-11 Juni yang disebut berdampak hingga lima jam di sejumlah wilayah, serta kemungkinan dampaknya terhadap Madura, Andrian memastikan kondisi kelistrikan di Pamekasan tetap aman.
Menurutnya, hingga saat ini tidak ada indikasi pemadaman berskala besar atau “gelap gulita” di wilayah Pamekasan.
“Kami akan terus berkomitmen melakukan penguatan sistem ketenagalistrikan dan menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, terutama di Pamekasan,” ujarnya kepada Karimata.
Lebih lanjut, saat dikonfirmasi mengenai rumor menipisnya stok batu bara yang disebut-sebut menjadi penyebab pemadaman bergilir di Pulau Jawa, Andrian kembali menegaskan bahwa kondisi kelistrikan di Pamekasan dalam keadaan aman.
Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga telah memastikan bahwa gangguan listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa tidak berkaitan dengan menipisnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.
“Jadi gangguan yang terjadi ini disebabkan oleh kendala teknis pada sistem kelistrikan, bukan karena masalah ketersediaan bahan bakar pembangkit,” pungkasnya.
Dengan adanya penjelasan dari PLN Pamekasan dan Kementerian ESDM tersebut, masyarakat di Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan, diimbau tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengikuti informasi resmi dari PLN terkait kondisi kelistrikan. (Ainul/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura