Foto: Bupati Pamekasan (Dua dari Kiri) Saat Prosesi Pemotongan Pita bersama Ketua Umum BPC HIPMI Pamekasan, Ach. Kusyairi (Tengah). (Ist-Karimata)

Economic Fest 2026 Resmi Dibuka, 70 UMKM Ramaikan Arek Lancor

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Sebanyak 70 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ambil bagian dalam Pamekasan Economic Fest 2026 yang digelar di area Monumen Arek Lancor, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Juni 2026 itu diharapkan menjadi sarana promosi produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

“Selama sembilan hari insyaallah Pamekasan akan menjadi kota yang sangat hidup dan menjadi kota yang ramai. Ini membuktikan bahwa kerja sama antara HIPMI dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan insyaallah akan berhasil maksimal,” ujar Kholilurrahman saat membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti Economic Fest perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dapat menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya atas nama pribadi, pemerintah kabupaten, dan Forkopimda menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kawan-kawan HIPMI yang telah mengadakan kegiatan Economic Fest 2026,” katanya.

Baca Juga:  Berhasil Menang di Jatim Open Piala Kemenpora, Atlet Karate Pamekasan Bawa Pulang Belasan Medali

Ia menjelaskan, perkembangan ekonomi Kabupaten Pamekasan menunjukkan tren positif. Saat ini pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,47 persen dan berada di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur yang tercatat sebesar 5,33 persen.

“Saat ini Pamekasan mencatat pertumbuhan ekonomi 5,47 persen. Bahkan berada di atas pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,33 persen,” ungkapnya.

Kholilurrahman meyakini kegiatan yang melibatkan pelaku usaha secara langsung akan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan HIPMI diharapkan terus diperkuat.

“Saya yakin ketika forum seperti ini sering diadakan di Pamekasan, ekonomi akan semakin bagus dan semakin baik,” tandasnya.

Selain menghadirkan puluhan UMKM, Economic Fest 2026 juga menjadi wadah promosi berbagai produk lokal unggulan serta ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran selama sembilan hari pelaksanaan.

Sementara itu, Ketua HIPMI Pamekasan, Qusairi, mengatakan pihaknya terus berkomitmen memperjuangkan kemajuan pelaku UMKM agar naik kelas, semakin berdaya saing, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:  Ratusan Aduan Mengalir, KPID Jatim Terima 288 Laporan Soal Tayangan Trans7

“Kami ingin UMKM di Pamekasan terus berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing yang lebih kuat sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi dan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM, tetapi juga berlangsung aman, tertib, dan meriah dengan menghadirkan berbagai hiburan untuk masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar pameran atau promosi produk, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun ekonomi daerah,” ujarnya.

Qusairi menambahkan, kegiatan itu juga menghadirkan berbagai layanan publik melalui kerja sama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan lebih mudah dan dekat.

“Kami berharap kolaborasi antara HIPMI, pemerintah daerah, dan para pelaku usaha dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat Pamekasan,” pungkasnya. (Bam/Yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *