Balap Liar Berulang di Perbatasan Sumenep-Pamekasan, Warga Minta Polisi Jaga Hingga Pagi

KARIMATAMEDIA, SUMENEP – Aktivitas balap liar di kawasan perbatasan Sumenep – Pamekasan kembali dikeluhkan masyarakat. Sejumlah laporan dari pendengar Radio Karimata masuk pada Minggu pagi (31/05/2026) terkait adanya aksi balap liar yang terjadi menjelang waktu subuh dan dinilai mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Salah seorang pendengar Radio Karimata, Daus, menginformasikan bahwa balap liar tersebut terjadi di kawasan perbatasan pada Minggu dini hari. Menurutnya, aktivitas tersebut bukan kali pertama terjadi dan sudah berlangsung berulang kali, khususnya setiap malam Minggu.

“Ini bukan hanya pertama kali, mas. Bahkan mereka itu bisa dibilang setiap malam Minggu. Saran saya pihak kepolisian melakukan patroli itu harus tuntas sampai pagi, jangan nanggung,” keluhnya.

Baca Juga:  IAIN Madura Teken MoU dengan Radio Karimata

Laporan serupa juga kerap diterima Tim Karimata Media dari para pendengar dalam beberapa kesempatan. Keluhan yang masuk umumnya berkaitan dengan suara bising kendaraan serta aktivitas balap liar yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Menanggapi laporan tersebut, Gatekeeper Karimata Media meneruskan informasi yang diterima kepada Kapolsek Prenduan IPTU Mohammad Sudiono melalui pesan WhatsApp pada Minggu pagi (31/05/2026).

Menjawab konfirmasi tersebut, IPTU Mohammad Sudiono menjelaskan bahwa anggotanya telah berada di lokasi sejak dini hari bersama personel dari Polsek Larangan.

Baca Juga:  Polsek Kadur Kawal Distribusi Jagung, Petani Merasa Lebih Aman

“Ya mas, anggota sudah di lokasi mulai pukul 02.00 bergabung dg anggota Polsek Larangan dan sdh sempat membubarkan kumpulan anak-anak yg ada di lokasi,” terangnya.

Saat ditanya mengenai durasi patroli yang dilakukan, Kapolsek Prenduan menyebut kegiatan pengamanan berlangsung hingga pukul 04.00 WIB.

“Sampai jam 04.00 mas,” jawabnya singkat.

Meski patroli telah dilakukan aparat kepolisian, laporan masyarakat mengenai aktivitas balap liar di kawasan perbatasan masih terus bermunculan. Warga berharap pengawasan dan patroli dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah aksi serupa terulang kembali serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. (Ainul/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *