KARIMATAMEDIA, SURABAYA – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kesiapan pasokan energi selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) yang berlangsung mulai 9 Maret hingga 1 April 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, Pertamina memproyeksikan adanya peningkatan kebutuhan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline dan LPG, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik dan libur Lebaran.
“Proyeksi konsumsi BBM selama periode Satgas diperkirakan meningkat sekitar 11,9 persen dari rata-rata normal 18.430 KL per hari untuk gasoline. Sementara gasoil diperkirakan turun sekitar 9,8 persen dari konsumsi normal 8.805 KL per hari karena berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang,” ujar Ahad.
Selain itu, kebutuhan energi rumah tangga juga diperkirakan meningkat. Konsumsi minyak tanah diproyeksi naik sekitar 7,3 persen dari normal 375 KL per hari, sedangkan LPG meningkat sekitar 3,5 persen dari rata-rata harian 6.567 metrik ton.
Sementara untuk sektor penerbangan, Pertamina memastikan ketersediaan Avtur di 15 bandara yang tersebar di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.
“Untuk sektor aviasi, kami telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan saat arus mudik dan arus balik,” jelasnya.
Meski demikian, konsumsi Avtur di wilayah Jatimbalinus diperkirakan turun sekitar 6,1 persen dari rata-rata normal 3.316 KL per hari. Penurunan ini dipengaruhi tidak adanya penerbangan komersial saat Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai serta pembatalan beberapa penerbangan rute Timur Tengah.
Dalam mendukung distribusi energi, Pertamina mengoptimalkan seluruh infrastruktur yang ada, meliputi 1.482 SPBU, 900 Pertashop, dan 1.296 agen LPG di wilayah Jatimbalinus.
Selain itu, disiapkan pula 644 SPBU Siaga 24 jam dan 1.040 Agen LPG Siaga untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh energi kapan saja selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
Pertamina juga menghadirkan berbagai layanan tambahan seperti sembilan titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, 36 unit motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) yang bersifat mobile, serta 17 unit mobil tangki yang disiagakan di jalur padat perjalanan.
Untuk kenyamanan pemudik, Pertamina menghadirkan tiga titik Serambi MyPertamina di rest area dan pusat keramaian yang menyediakan fasilitas ruang istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, hingga area bermain anak.
Ahad menambahkan, sistem monitoring real-time melalui command center Satgas RAFI juga diterapkan untuk memantau distribusi energi dan memastikan suplai dapat segera ditambah jika terjadi lonjakan permintaan.
“Kami mengimbau masyarakat mengisi BBM sejak awal sebelum memasuki jalur padat dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mengetahui titik layanan serta promo yang tersedia,” tutupnya. (Sukri/Ans)
Karimata Media Dinamika Madura