KARIMATA.NET, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar kegiatan Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi di salah satu hotel di Jalan Raya Panglegur, Pamekasan, pada Senin (07/07/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan dengan materi pelatihan yang sangat beragam dan aplikatif, seperti Menjahit, Tata Rias, Las Listrik, Desain Grafis, Pembuatan Kue dan Roti, Barista, hingga Service AC.
Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, secara langsung membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Kabupaten Pamekasan.
“Kegiatan pelatihan ini bertujuan memberikan bekal kepada masyarakat, baik berupa pengetahuan maupun keterampilan. Dengan demikian, masyarakat bisa berkiprah lebih maksimal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusianya,” ujarnya kepada Jurnalis Karimata, Senin (07/07/2025).
Bupati menekankan bahwa peningkatan SDM harus menjadi pondasi utama dalam membangun perekonomian masyarakat yang berkelanjutan.
“Kita berharap dari peningkatan SDM ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Ketika ekonomi masyarakat meningkat, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan terdongkrak. Itu pasti,” imbuhnya.
Tak hanya sebatas pelatihan, Bupati juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program pasca-pelatihan. Menurutnya, pemerintah tidak boleh lepas tangan setelah pelatihan selesai, melainkan harus terus memberikan bimbingan dan pendampingan.
“Pemkab menginginkan adanya bimbingan yang berkelanjutan. Jangan sampai setelah pelatihan selesai, peserta dibiarkan sendiri. Perlu ada sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan agar semua program berjalan simultan dan termonitor dengan baik,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan pesan inspiratif kepada peserta pelatihan untuk tidak meremehkan langkah-langkah kecil dalam membangun usaha.
“Tidak ada sesuatu yang besar datang sekaligus. Uang satu miliar pun berasal dari ribuan rupiah yang dikumpulkan. Maka dari itu, harus ada stimulus dari pejabat terkait agar peserta pelatihan bisa terus terdorong untuk menjalankan usaha. Jangan hanya tahu cara bikin roti, tapi setelah itu duduk manis. Harus ada gerakan nyata dari masyarakat untuk memanfaatkan keahlian ini demi peningkatan ekonomi,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Pamekasan dalam mendorong kemandirian masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan dunia kerja yang terus berkembang. Pemerintah berharap, lulusan pelatihan ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal berbasis keterampilan. (Ziyad/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura