Ternak Sapi saat ada di Kandang milik warga Pademawu (Ist-Karimata Media)

DKPP Pamekasan Imbau Peternak Waspadai Penyakit Hewan Saat Musim Penghujan

KARIMATANEDIA, PAMEKASAN – Menghadapi musim penghujan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan mengimbau para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit hewan ternak. Peternak diminta segera melapor kepada petugas lapangan apabila menemukan gejala penyakit tertentu pada ternaknya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Pamekasan, Slamet Budi Harsono, menjelaskan bahwa perkembangan penyakit pada hewan ternak sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, termasuk tingginya curah hujan yang dapat memicu munculnya berbagai penyakit.

“Yang perlu diperhatikan saat ini adalah kebersihan kandang dan higienitas lingkungan ternak, karena itu sangat berpengaruh dalam mengendalikan perkembangan penyakit hewan,” ujarnya saat On Air di Radio Karimata Dinamika Madura, Senin (12/01/2026)

Baca Juga:  Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembacokan di Sumenep, Motif Cemburu Jadi Pemicu

Ia juga mengimbau peternak agar lebih berhati-hati dalam mendatangkan atau membeli sapi baru. Menurutnya, jika tidak teliti, ada kekhawatiran ternak yang baru didatangkan membawa penyakit tertentu yang berpotensi menular ke ternak lain di dalam kandang.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemberian asupan pakan yang cukup agar daya tahan tubuh atau imun ternak tetap tinggi sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan cuaca.

Baca Juga:  BMKG Sebut Gempa Bumi di Tuban Akibat Sesar Aktif di Dasar Laut Jawa

“Hingga saat ini kasus PMK masih aman, namun tetap perlu diwaspadai karena kondisi musim hujan berpotensi memicu munculnya penyakit hewan,” tegasnya.

DKPP Pamekasan memastikan pelayanan kesehatan hewan tetap berjalan. Peternak yang menemukan ternaknya sakit diimbau segera menghubungi petugas kesehatan hewan setempat untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan secara gratis. (Lumi/Sl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *