Pemberian Vaksin PMK ke Sapi. (Ist-Karimata.net)

Kasus PMK Semakin Tinggi, DKPP Pamekasan Distribusikan Vaksin ke Puskeswan

KARIMATA.NET, PAMEKASAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan menerima bantuan 7.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

Indah Kurnia Sulistiorini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPP Pamekasan, mengatakan bantuan vaksin yang diterima sudah didistribusikan ke empat Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kabupaten Pamekasan.

“Kami distribusikan ke Puskeswan Pamekasan, Puskeswan Galis, Puskeswan Pakong, Puskeswan Waru. Sasarannya nanti untuk 7.000 ekor sapi,’’ katanya saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio Karimata, Selasa (21/01/2025).

Baca Juga:  Siap Sambut Ramadhan, Azana Style and Frontone Hotel Madura Rilis Menu Buka Puasa Ala Eropa

DKPP Pamekasan sebelum mendapat bantuan vaksin, melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Keppo pada Selasa (14/01/2025) sebagai upaya penanggulangan. Sekitar 80 ekor sapi yang dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Untuk jumlah kasus saat ini 547 ekor yang terpapar virus PMK, dengan rincian sembuh 346 ekor, mati 24 ekor, potong paksa 25 ekor, dan sisanya 152 ekor masih dalam tahap pengobatan,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Kerim Palic Resmi Bertahan di Madura United FC untuk Dua Musim

Data sebelumnya per Sabtu (11/01/2025) sore, sebanyak 404 sapi yang terpapar PMK, sekitar 300 ekor sembuh, 19 ekor mati, dan ada yang sedang dalam pengobatan. Sapi yang terpapar ini tersebar di seluruh Kabupaten Pamekasan. (Melli/Zyd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *