Zati Adila Nurifa, S.Tr.Stat., Saat di Program MBI. (Doc-KarimataMedia)

Zati Adila, Relawan Mandhala Senom Pamekasan yang Berhasil Raih Beasiswa S2 ke Selandia Baru

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Zati Adila Nurifa, S.Tr.Stat., dari Yayasan Mandhala Senom Pamekasan berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan jenjang S2 di Selandia Baru.

Zati yang merupakan lulusan SD dan SMP Nurul Hikmah Pamekasan, SMAN 1 Pamekasan, serta S1 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, sebelumnya sempat gagal dalam seleksi beasiswa LPDP Batch 2 tahun 2025.

Kegagalan tersebut tidak membuatnya berhenti mengejar cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Ia kemudian tetap meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus membagikan ilmunya dengan menjadi tutor bahasa Inggris gratis di Yayasan Mandhala Senom.

“Daripada sertifikat IELTS dan kemampuan Bahasa Inggrisku ini cuma berguna di aku, gimana kalau aku bisa ngajarin ke orang lain, sambil lalu aku daftar beasiswa, sambil lalu aku mau bagi ilmu,” ujar Zati.

Di Yayasan Mandhala Senom, Zati bergabung sebagai relawan di Divisi Pendidikan dan mengajar bimbingan belajar bahasa Inggris untuk anak-anak, khususnya jenjang sekolah dasar. Ia juga aktif di tim digital kreatif karena memiliki ketertarikan terhadap desain dan seni.

Menurut Zati, Mandhala Senom merupakan organisasi yang diisi para relawan dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi. Selain pendidikan, terdapat pula sejumlah kegiatan sosial seperti taman baca masyarakat, pembagian pakaian layak pakai hingga kegiatan bakti sosial.

Baca Juga:  DEBAT CAWAPRES 2024

“Saya suka ngajar, tapi saya juga punya hobi desain. Saya juga suka art. Jadi kebetulan saya merangkap jadi tutor bimbel bahasa Inggris gratis sama juga di tim digital kreatif,” katanya.

Ketertarikannya untuk menempuh pendidikan di luar negeri sebenarnya sudah muncul sejak masih duduk di bangku sekolah. Keinginan tersebut semakin kuat ketika ia melihat sejumlah mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar atau mengikuti kegiatan di luar negeri.

Zati kemudian aktif mencari berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan membuka peluang internasional. Salah satunya melalui program University Innovation Fellows (UIF) dari Stanford University yang diikutinya saat masih menjadi mahasiswa.

“Di situ aku mulai tertarik kalau aku bisa menimba ilmu di luar negeri dan bisa aku bawa lagi ke negeriku,” ungkapnya.

Setelah gagal dalam seleksi LPDP 2025, Zati kembali mempersiapkan diri sambil mengajar di Mandhala Senom. Ia bahkan ikut menyusun silabus dan kurikulum bimbingan bahasa Inggris di yayasan tersebut sembari menunggu pendaftaran beasiswa berikutnya.

Baca Juga:  World Cleanup Day Sumenep 2024 Berlanjut, Harapan Para Kolaborator dan Pemerintah Desa untuk Lingkungan Bersih

Pada Batch 1 tahun 2026, Zati kembali mendaftarkan diri. Meski tidak terlalu berharap karena mengetahui proses seleksi sangat ketat, akhirnya ia dinyatakan berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 di Selandia Baru.

Zati mengatakan, pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa persiapan menjadi salah satu kunci dalam meraih beasiswa. Menurutnya, calon pendaftar perlu mengenali kemampuan dan latar belakang diri sebelum menentukan jurusan maupun universitas tujuan.

“Agar bisa mendapatkan beasiswa harus ada persiapan, mengenali diri sendiri. Kenali background diri, pintarnya di bidang apa, cari jurusan yang bisa jadi jembatan untuk cita-cita di masa depan, dan cari universitas yang keunggulannya di jurusan itu,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa peluang beasiswa tidak hanya berasal dari LPDP. Menurutnya, terdapat berbagai pilihan lain seperti Beasiswa Unggulan, beasiswa Kementerian Agama, beasiswa dari perusahaan BUMN, hingga beasiswa yang diberikan langsung oleh universitas luar negeri.

“Beasiswa tidak hanya LPDP. Ada Beasiswa Unggulan, beasiswa Kemenag, beasiswa dari perusahaan BUMN, dan beasiswa dari universitas luar negeri langsung. Jadi manfaatkan beasiswa yang ada,” pungkasnya. (Mel/Mi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *