Adifta Ubayd Arsil Bawa Pulang Medali Perunggu O2SN Jawa Timur untuk Pamekasan

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Prestasi membanggakan ditorehkan siswa Kabupaten Pamekasan. Adifta Ubayd Arsil, siswa SDN Laden 1 Pamekasan, berhasil meraih medali perunggu atau Juara III cabang olahraga pencak silat pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD Tingkat Jawa Timur yang digelar di Surabaya pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026.

Stevi, Pendamping dari SDN Laden 1 Pamekasan, mengatakan Ubay sapaan akrabnya tampil sebagai wakil Kabupaten Pamekasan setelah sebelumnya berhasil menjadi Juara I O2SN Putra tingkat kabupaten. Berbekal hasil tersebut, ia dipercaya mewakili Pamekasan pada kompetisi tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, Ananda Adista Ubay berhasil meraih medali perunggu atau Juara III tingkat Jawa Timur. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Pamekasan dan SDN Laden 1 karena mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah,” ujar Stevi.

Baca Juga:  Tahun 2026, Sumenep Bidik Kunjungan Wisata 2 Juta Lebih

Persiapan dilakukan secara intensif dengan latihan rutin di sekolah bersama pelatih, yang telah membina kemampuan Adista.

Stevi mengungkapkan, tantangan terbesar yang dihadapi Adista saat bertanding adalah rasa gugup karena untuk pertama kalinya menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Meski demikian, ia mampu tampil percaya diri hingga berhasil mengamankan posisi ketiga.

“Awalnya memang grogi karena baru pertama kali bertanding di tingkat provinsi dan menghadapi peserta dari berbagai kota. Namun berkat latihan dan semangatnya, Alhamdulillah,” tuturnya.

Baca Juga:  Bandara Juanda Terapkan Layanan Fast Track Bagi Jemaah Haji Tahun 2024

Menurut Stevi, hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu informasi lebih lanjut terkait kemungkinan penyambutan dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan atas prestasi tersebut.

Ia berharap capaian Ubay dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga, khususnya pencak silat.

“Semoga ke depan semakin banyak anak-anak yang mencintai dan menekuni olahraga, terutama pencak silat, sehingga lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Pamekasan,” pungkasnya.(Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *