KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Mayoritas jemaah haji asal Pamekasan tahun 2026 tercatat masuk dalam kategori risiko tinggi (resti) kesehatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius menjelang keberangkatan yang dijadwalkan pada 10 Mei 2026, mengingat lebih dari separuh jemaah membutuhkan pengawasan kesehatan secara intensif, Selasa (28/04/2026)
Dari total 1.384 jemaah haji asal Pamekasan, sebanyak 782 orang atau 56,5 persen masuk dalam kategori risiko tinggi yang terdiri dari risiko berat, sedang, dan ringan. Sementara 602 jemaah lainnya atau 43,5 persen dinyatakan tidak memiliki risiko tinggi kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Avira Sulistiowati, menjelaskan bahwa sebagian besar jemaah dengan kategori risiko tinggi berat didominasi oleh lanjut usia serta penderita penyakit penyerta seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM).
“Yang paling banyak itu risiko tinggi berat, terutama lansia, hipertensi, dan diabetes melitus,” ujarnya.
Ia menambahkan, menjelang keberangkatan pada 10 Mei 2026, pihaknya terus melakukan pemantauan kesehatan secara berkala untuk memastikan kondisi seluruh jemaah tetap stabil dan memenuhi syarat kesehatan untuk menunaikan ibadah haji.
“Kita terus memantau kesehatan jemaah haji mendekati keberangkatan,” pungkasnya (Sukri/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura