KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Memasuki musim kemarau tahun ini, sejumlah petani tembakau di Madura mulai menanam bibit, Selasa (7/4/2026).
Salah satunya adalah Yadi (45), petani asal Desa Bulay, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Ia mengaku telah mulai menggarap lahan khusus pembibitan tembakau sejak sepekan terakhir.
Menurut Yadi, aktivitas penanaman bibit tembakau saat awal musim kemarau merupakan rutinitas yang dilakukan setiap tahun. Ia menilai kondisi lahan pada periode ini sangat mendukung pertumbuhan bibit yang berkualitas.
“Bibit yang kami tanam biasanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan sebelum dipindahkan ke lahan utama,” ujarnya.
Yadi menjelaskan, bibit tembakau yang dihasilkan nantinya dijual dengan sistem hitungan per seribu tanaman. Meski demikian, ia belum dapat memastikan harga jual untuk musim tanam tahun ini.
Dari usaha pembibitan tersebut, Yadi mengaku mampu meraih keuntungan hingga Rp50 juta dalam satu musim. Ia juga menegaskan bahwa dirinya hanya fokus pada produksi bibit dan tidak melanjutkan hingga tahap penanaman di lahan utama maupun panen.
Selain di Pamekasan, aktivitas penanaman tembakau juga mulai dilakukan petani di daerah lain di Madura. Yuki, salah satu petani asal Kabupaten Sumenep, telah memulai penanaman tembakau sejak lebih dari sepekan terakhir. (Sukri/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura