KARIMATAMEDIA, ACEH – Relawan Bawang Mas Group menggagas rencana bantuan fisik berupa pembangunan jembatan di wilayah terdampak bencana di Aceh. Program tersebut masih dalam tahap pembahasan internal, mengingat nilai anggaran yang dibutuhkan mencapai ratusan juta rupiah dan akan dirancang sebagai jembatan ikon Madura.
Relawan Bawang Mas Group sekaligus Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Khairul Umam, menyampaikan bahwa bantuan fisik menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat pascabencana, khususnya untuk menunjang aktivitas dan akses warga sehari-hari.
“Untuk bantuan fisik seperti jembatan, saat ini masih kami diskusikan. Nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah dan kami ingin menggagas jembatan ikon Madura,” ujar Khairul Umam saat On Air di Radio Karimata Dinamika Madura.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut direncanakan tidak hanya sebagai sarana penghubung antar wilayah, tetapi juga menjadi simbol kepedulian relawan Madura terhadap masyarakat terdampak bencana di luar daerah.
“Ini bukan sekadar jembatan, tapi ikon kebersamaan dan gotong royong. Karena itu, perencanaannya harus matang dan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan serta kemampuan anggaran,” ungkapnya.
Khairul Umam menegaskan, hingga saat ini relawan masih memprioritaskan penyaluran bantuan yang bersifat mendesak, sembari terus melakukan pemetaan lokasi dan kebutuhan untuk program pembangunan jembatan tersebut. (Lumi/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura