KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Pamekasan mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap persoalan remaja, sekaligus mampu merencanakan kehidupan sejak dini.
Hal itu disampaikan Duta Genre Pamekasan, Oktavian Ilham Ramadani dan Azzahra Rindu Ilahi, saat menjadi narasumber dalam program Kedai Karimata Ngobrol Cerdas di Radio Karimata, Kamis (8/10/2026).
Oktavian Ilham Ramadani mengatakan, Genre merupakan wadah bagi generasi muda untuk menjadi role model sekaligus menyampaikan edukasi positif kepada sesama remaja. Menurutnya, Pamekasan tidak kekurangan remaja, tetapi masih membutuhkan lebih banyak remaja yang peduli terhadap kondisi remaja lainnya.
“Pamekasan tidak kekurangan remaja, tapi Pamekasan kekurangan remaja yang peduli terhadap remaja lainnya,” kata Oktavian.
Ia menjelaskan, Duta Genre memiliki peran sebagai pendidik sebaya dan konselor sebaya. Melalui peran tersebut, remaja didorong memiliki ruang yang aman untuk mendapatkan informasi maupun menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Sementara itu, Azzahra Rindu Ilahi menyebut sejumlah persoalan yang masih perlu mendapat perhatian, di antaranya kenakalan remaja dan pernikahan dini. Menurutnya, Duta Genre juga berupaya memberikan edukasi mengenai tiga risiko utama kesehatan reproduksi remaja atau Triad KRR.
“Menjadi seorang Duta Genre itu tidak hanya berupa gelar saja, tetapi bagaimana kita bisa berdampak untuk remaja lain,” ujar Rindu.
Rindu menambahkan, Duta Genre memiliki sejumlah program yang menyasar langsung kalangan remaja dan masyarakat, seperti Visit to School untuk memberikan informasi terkait isu remaja, serta program lainnya yang melibatkan anak, keluarga hingga kelompok lanjut usia.
Dalam proses pemilihannya, calon Duta Genre juga dinilai berdasarkan lima aspek yang dikenal dengan istilah 5B, yakni brain, beauty, behavior, brave, dan branding. Penilaian tersebut tidak hanya melihat kemampuan intelektual dan penampilan, tetapi juga sikap, keberanian menyuarakan kepentingan remaja serta kemampuan membangun citra positif.
Sebagai informasi pelengkap, pemilihan Duta Genre Kabupaten Pamekasan digelar setiap tahun dengan proses seleksi yang berjenjang hingga tingkat provinsi dan nasional. Tahun ini, peserta harus berusia minimal 16 tahun pada Oktober dan maksimal 19 tahun pada Juni, belum menikah, berdomisili di Pamekasan, serta bersedia aktif menjalankan tugas selama satu tahun.
Oktavian menilai, keberadaan Duta Genre menjadi penting karena persoalan remaja tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga kesehatan mental, perencanaan karier, kesiapan berkeluarga dan kemampuan mengambil keputusan untuk masa depan.
Menurutnya, hasil dari pembinaan Genre tidak dapat dilihat hanya dalam waktu singkat, karena tujuan utamanya adalah membantu remaja memiliki perencanaan kehidupan yang lebih matang untuk masa mendatang. (Ayu/Mi)
Karimata Media Dinamika Madura