KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Pembelian perdana tembakau oleh H. Her resmi dimulai dengan pembelian langsung dari petani. Sejumlah petani terlihat membawa hasil panen tembakau menggunakan sepeda motor untuk dijual ke gudang.
Pembukaan pembelian ditandai dengan doa bersama yang dihadiri sejumlah ulama dan tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut juga dihadiri penggagas Paguyuban Pelopor Petani dan Pengusaha Tembakau Madura (P4TM).
Sejumlah ulama yang hadir di antaranya RKH Rofie Baidowi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, serta K.H. Ahmad Fauzi Tijani, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, bersama sejumlah ulama dan tokoh masyarakat lainnya.
H.Her mengatakan, kehadiran para ulama dan tokoh tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan semangat kepada petani sekaligus menyambut dimulainya pembelian tembakau.
Menurutnya, pembelian perdana yang disaksikan langsung para ulama dan tokoh masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat kepada petani serta mendorong harga tembakau agar semakin baik pada musim panen tahun ini.
“Karena hari ini pembelian awal, kami ingin memberi semangat, menyapa masyarakat, serta mengundang ulama dan tokoh. Supaya lebih semangat dan membara harga tembakau,” tutur H. Her.
Sementara itu, perusahaan menerapkan harga pembelian berdasarkan kualitas atau grade tembakau. Untuk grade T, harga ditetapkan Rp50 ribu per kilogram. Grade HR berada di kisaran Rp55 ribu hingga Rp60 ribu, G Rp55 ribu, AB Rp60 ribu, A Rp60 ribu hingga Rp70 ribu, sedangkan grade A+ dibanderol Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram.
Pembelian langsung dari petani tersebut menjadi awal kegiatan pembelian tembakau H. Her pada musim panen tahun ini, dengan harga yang disesuaikan berdasarkan kualitas tembakau yang diterima. (Anisa/Ag)
Karimata Media Dinamika Madura