KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Pamekasan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Pamekasan, Kamis (2/7/2026). Mereka menyuarakan dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan karena dinilai berdampak besar terhadap penurunan stunting sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Koordinator Lapangan aksi, Khairul Kalam, mengatakan demonstrasi tersebut merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah agar tetap menjalankan Program MBG. Menurutnya, ribuan relawan khawatir program tersebut dihentikan sehingga berpotensi membuat banyak pekerja kehilangan mata pencaharian.
“Pertama, kami meminta Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk terus mendukung Program MBG. Beberapa hari terakhir para relawan khawatir program ini akan dihapus,” ujar Khairul Kalam saat menyampaikan orasi.
Ia mengungkapkan, sedikitnya sekitar 6.700 massa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pamekasan turut dikerahkan dalam aksi damai tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG.
Menanggapi aspirasi para relawan, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan bahwa Program MBG memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka stunting di Kabupaten Pamekasan. Bahkan, menurutnya, capaian penurunan stunting di Pamekasan kini lebih baik dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Timur.
“Alhamdulillah angka stunting di Kabupaten Pamekasan sudah melampaui capaian Jawa Timur. Rata-rata angka stunting di Jawa Timur sekitar 17 persen, sedangkan Pamekasan hanya 3,2 persen. Sebagiannya melalui Program Makan Bergizi Gratis,” ungkapnya.
Bupati menegaskan pemerintah akan terus mengawal keberlangsungan program tersebut agar semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Hari ini kita berkumpul untuk mendukung agar MBG tetap eksis. Ke depan program ini harus lebih efektif dan lebih efisien. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah berkomitmen penuh mendukung MBG agar menjadi mata rantai kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur. Ia menyatakan pihaknya mendukung penuh keberlanjutan Program MBG, namun mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar tetap menjaga standar kualitas makanan dan kebersihan dapur.
“Saya setuju dengan apa yang disampaikan sampean semua. Tapi syaratnya MBG harus sesuai standar gizi, kemudian para pekerja di dapur harus menjaga kebersihan agar makanan benar-benar bermanfaat. Saya akan bersama rakyat karena MBG sudah menyerap banyak tenaga kerja,” tegasnya. (Rahul/Yan)
Karimata Media Dinamika Madura