Viral Isu Stok Batubara Menipis, PLN Pastikan Listrik Jawa-Madura-Bali Tetap Aman

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Beredarnya informasi dan poster di media sosial yang menyebut stok batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) nyaris habis dan mengancam pasokan listrik di wilayah Jawa, Madura, dan Bali menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Poster yang viral tersebut bahkan menampilkan narasi “Krisis Listrik” dan menyebut rata-rata stok batubara nasional hanya tersisa sekitar 11,2 hari, sehingga memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait potensi pemadaman listrik bergilir.

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi menegaskan bahwa hingga saat ini sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali tetap dalam kondisi andal dan dikelola secara terkoordinasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

Baca Juga:  Lapas Kelas II A Pamekasan Siapkan Empat TPS Khusus Warga Binaan

PLN memahami adanya perhatian masyarakat terhadap informasi yang beredar di media sosial. Namun, pengelolaan sistem kelistrikan dilakukan secara terpadu dan terus dipantau guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan normal.

“Kami sangat memahami apa yang dirasakan masyarakat terhadap kondisi pasokan listrik. Namun demikian, sampai saat ini sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali tetap dikelola dan dioperasikan secara terkoordinasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan,” ujarnya saat dikonfirmasi Karimata Media.

Baca Juga:  Sidang PHPU, KPU Pamekasan Bantah Pilbup Tidak Prosedur 

Ia menjelaskan, apabila terdapat penyesuaian operasional pada wilayah tertentu, PLN akan menyampaikan informasi secara resmi kepada pelanggan maupun para pemangku kepentingan yang terdampak melalui mekanisme komunikasi yang telah ditetapkan.

Fahmi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada informasi resmi dari PLN. Menurutnya, setiap perkembangan yang berkaitan dengan pelayanan kelistrikan akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. (Anisa/Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *