Konser Valen Akbar Himpun Donasi Fantastis Rp 1,1 Miliar untuk Aceh dan Sumatera

KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Konser penyambutan Achmad Valen Akbar, Runner Up Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar, dipadati ribuan penonton di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Kamis (1/1/2026). Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal acara hingga konser berlangsung meriah.

Tak sekadar menjadi hiburan, konser kepulangan Valen juga membawa berkah dan nilai kemanusiaan. Di tengah euforia penonton, acara tersebut dimanfaatkan sebagai ajang penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Aceh dan Sumatera, yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan tamu undangan.

Penggalangan dana diawali oleh Owner PT Bawang Mas Group, H. Khairul Umam (H.Her), mengawali donasi dengan menyumbang Rp500 juta. Dukungan juga datang dari Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakil Bupati H. Sukriyanto yang masing-masing menyumbang Rp25 juta, serta kontribusi dari sejumlah pengusaha Madura lainnya.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Rombak Jabatan, Sejumlah Pejabat Bergeser

Hingga akhirnya total donasi yang berhasil terkumpul mencapai Rp1.112.000.000.

Khairul Umam atau Haji Her juga mengingatkan Valen agar tidak terlena dengan capaian yang diraih. Menurutnya, keberhasilan yang datang tidak mudah, namun juga tidak bersifat permanen dan harus disikapi dengan kerendahan hati.

“Saat ini kamu beruntung dan bisa mendatangkan banyak orang, itu bukan hal mudah. Tapi semua hanya sementara, jadi jangan sampai terlena,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Valen menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan, sehingga ia dapat kembali ke tanah kelahirannya dengan sambutan hangat dari masyarakat.

Baca Juga:  Diduga Terpeleset Saat Bermain, Anak 14 Tahun Hilang di Waduk

“Saya berterima kasih kepada semua yang hadir. Tanpa dukungan masyarakat, saya tidak mungkin bisa sampai di tahap ini,” ungkap Valen.

Achmad Valen Akbar mengaku terharu melihat besarnya empati masyarakat Madura. Ia menilai momen kepulangannya bukan sekadar perayaan pribadi, melainkan ruang untuk berbagi dan memperkuat rasa kemanusiaan.

“Kepedulian ini jauh lebih berharga daripada sekadar tepuk tangan. Semoga apa yang kita lakukan bersama bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” tutur Valen. (Ain/Bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *