KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Kabupaten Pamekasan mulai mendistribusikan bantuan air bersih secara parsial ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan.
Penyaluran dilakukan sejak Juli 2026 dengan memprioritaskan desa yang mengalami kebutuhan air mendesak.
Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Ahmad Dhofir Rasidi, mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan maupun permintaan dari masyarakat atau pemerintah desa yang membutuhkan.
“Kalau tidak salah, mulai bulan Juli kita sudah mulai melaksanakan itu. Sasarannya di berbagai macam desa atau kecamatan yang memang sangat membutuhkan atau yang melakukan permintaan ke kita,” ujar Dhofir.
Sejumlah wilayah yang telah mendapatkan distribusi air bersih di antaranya berada di Kecamatan Proppo, Palengaan, Pademawu, Tlanakan hingga Pegantenan. Bantuan juga diberikan kepada sejumlah pondok pesantren yang mengalami kesulitan air.
“Beberapa desa atau wilayah yang memang sangat membutuhkan dan meminta bantuan, kita kirimkan. Ini kita lakukan masih secara parsial,” katanya.
Namun, penanganan kekeringan saat ini masih menghadapi persoalan anggaran. Dana untuk penanganan kekeringan disebut masih dalam proses pengajuan.
Sambil menunggu anggaran tersebut turun, BPBD tetap menjalankan distribusi air bersih dengan skema penanganan sementara. Kebutuhan penyediaan air untuk masyarakat terlebih dahulu ditalangi, sementara kebutuhan BBM untuk operasional kendaraan distribusi menggunakan anggaran rutin kantor BPBD.
Dhofir menegaskan, distribusi akan terus dilakukan secara bertahap dengan melihat tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak.
“Dan juga ada beberapa pondok-pondok pesantren yang memang membutuhkan, kita juga sudah mengirimkan,” pungkasnya. (Sukri/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura