Modal Patungan dan Semangat Juang, Kontingen Persam Pamekasan Targetkan Juara Menpora Cup 2026

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Kontingen Persatuan Sepak Bola Amputasi Madura (Persam) Pamekasan resmi memulai perjuangannya pada Turnamen Menpora Cup 2026 Sepak Bola Amputasi Indonesia yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 15 personel diberangkatkan dalam ajang nasional tersebut, terdiri dari 13 pemain dan dua ofisial. Berdasarkan hasil undian, Persam akan mengawali pertandingan dengan menghadapi Persewangi Banyuwangi.

Ketua Persam Pamekasan, Dimas Beruntung, mengatakan seluruh pemain telah mempersiapkan diri secara mental dan fisik untuk memberikan penampilan terbaik. Ia optimistis tim mampu bersaing dan kembali mengharumkan nama Madura di tingkat nasional.

“Tidak ada yang tidak mungkin, kami tetap semangat berjuang. Kami berada di Bogor untuk bertarung membela nama Madura, khususnya Pamekasan. Minta doanya dari masyarakat Madura, semoga perjuangan ini membawa kebaikan dan piala Menpora bisa kita bawa pulang kembali,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga:  Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi Dua WNA Malaysia Keturunan Madura

Dimas mengakui pengembangan olahraga disabilitas di daerah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga dukungan yang belum maksimal. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet untuk terus berprestasi.

“Kami masih dalam tahapan merangkak di dunia olahraga. Namun, saya selalu memberanikan diri karena ini adalah bentuk perjuangan kami mengibarkan nama disabilitas di tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, President Director Persam, M. Khairul Umam, mengungkapkan keberangkatan tim ke Bogor dilakukan dengan biaya swadaya. Seluruh jajaran tim bergotong royong menutupi kebutuhan operasional agar dapat mengikuti kompetisi.

Baca Juga:  Pengawasan Industri Tembakau Diperketat, 25 Mesin Rokok Resmi Teregistrasi

“Tidak ada perjuangan yang tidak butuh pengorbanan. Meski tidak mudah dan harus patungan dari awal pemberangkatan, kami ingin membuktikan bahwa mental kami bukan dirakit menjadi mental pecundang. Bismillah, hari ini kami bertanding dan menargetkan bisa mengulang sukses menjadi juara seperti tahun 2024 lalu,” tuturnya.

Persam Pamekasan berharap dukungan dan doa masyarakat Madura dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk kembali menorehkan prestasi di Menpora Cup 2026 sekaligus menginspirasi perkembangan olahraga disabilitas di Indonesia. (Bam/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *