ilutsrasi, polisi melakukan olah TKP pasca kelakaan (foto ilustrastasi - doc - karimatamedia)

Ops Ketupat 2026 di Pamekasan Catat Kenaikan Kecelakaan dari Tahun 2025

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Jumlah kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Pamekasan tercatat mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, IPDA Slamet Riyadi menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun selama operasi berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026, jumlah kejadian kecelakaan tercatat sebanyak 14 kasus.

“Jumlah kejadian kecelakaan selama Operasi Ketupat Semeru 2026 tercatat 14 kasus, sedangkan pada tahun 2025 sebanyak 13 kasus,” ujar IPDA Slamet Riyadi.

Baca Juga:  Kwarcab Pamekasan Semarakkan Hari Pramuka dengan Apel hingga Jambore

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 3 orang, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya 1 orang. Sementara korban luka ringan pada 2026 sebanyak 17 orang, sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 19 orang. Untuk korban luka berat, pada kedua tahun tersebut tidak terdapat kasus.

Baca Juga:  SPPG Sehat, Masyarakat Kuat: Dinkes Pamekasan Tegaskan Standar Keamanan Pangan dalam Program MBG

Selain itu, kerugian material juga mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2026, total kerugian material mencapai Rp74.400.000, sedangkan pada tahun 2025 sebesar Rp23.000.000.

IPDA Slamet Riyadi menambahkan, pihak kepolisian terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kecelakaan, di antaranya dengan meningkatkan pengawasan di titik rawan serta memberikan imbauan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. (Sukri/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *