Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Bahan Pokok di Madura Aman

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Menjelang bulan suci Ramadan, ketersediaan kebutuhan bahan pokok di wilayah Madura dipastikan dalam kondisi aman. Perum Bulog Kantor Cabang Madura memastikan stok pangan strategis, terutama beras, gula, dan minyak goreng, masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pimpinan Bulog Kantor Cabang Madura, Ahmad Rofii, menyampaikan bahwa hingga saat ini stok beras yang tersedia di gudang Bulog Madura mencapai sekitar 1.500 ton dan dipastikan akan terus bertambah seiring masuknya musim panen pada Februari mendatang.

“Stok beras saat ini sekitar seribu lima ratus ton, dan jumlah ini akan terus bertambah karena dalam waktu dekat sudah memasuki musim panen,” ujar Ahmad Rofii saat on air di Radio Karimata, Rabu (14/01/2026).

Baca Juga:  Catat Tanggalnya! Madura United Hadapi Musim Panjang Liga Super 2025/2026

Selain beras, Bulog Madura juga menyiapkan stok gula sekitar 80 ton serta minyak goreng sekitar 20 ribu liter. Menurutnya, ketersediaan minyak goreng juga akan terus diperkuat melalui penugasan pemerintah dan distribusi dari pabrik-pabrik di Jawa Timur.

Ahmad Rofii menambahkan, untuk memperkuat cadangan pangan di seluruh wilayah Madura, Bulog telah mengajukan tambahan stok beras sekitar 300 ton ke Kantor Wilayah Bulog.

“Kami sudah mengajukan tambahan sekitar tiga ratus ton beras ke Kanwil untuk memperkuat cadangan, sehingga distribusi di Madura tetap aman dan terkendali,” katanya.

Baca Juga:  9 Bulan Buron, Pelaku Curanmor Berhasil Diringkus Di Jambringin

Sementara dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran, Bulog Madura juga terus melakukan pemantauan harga dengan berkoordinasi bersama Dinas Perdagangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). 

“Kami juga siap bekerja sama dengan instansi terkait untuk menggelar operasi pasar atau pasar murah jika memang diperlukan,” tambahnya.

Pihak Bulog pun mengimbau masyarakat agar tidak panik menjelang Ramadan, karena ketersediaan pangan di wilayah Madura dipastikan aman dan terjaga, baik dari sisi stok maupun distribusi. (Sol/Lum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *