Pencarian Nelayan Hilang di Pamekasan Dihentikan Setelah 7 Hari Korban Tak Ditemukan

Nasional, News, Peristiwa1775 Dilihat

KARIMATA.NET, SUMENEP – Operasi pencarian Alwi (60) korban perahu terbalik di perairan Tamberu, Batu Marmar Pamekasan  dihentikan Tim SAR gabungan karena hingga hari ke-7, korban tak kunjung ditemukan.

Nanang Pujo, Koordinator Unit Siaga SAR Sumenep mengatakan bahwa berbagai upaya pencarian telah dilakukan oleh TIM SAR hari ke-7 dengan menyisir perairan lokasi kejadian hingga ke perairan sebelah timur Pantai Lombang Sumenep.

“Hari ini Rabu (20/03/2024) merupakan hari terakhir pencarian, dan kita sudah koordinasikan dengan pihak keluarga, TNI/Polri dan instansi terkait bahwa operasi dihentikan karena sudah memasuki hari ke-7 sesuai dengan SOP,” ujarnya kepada Jurnalis Karimata, Rabu (20/03/2024) sore.

Dirinya menyebut secara SOP pencarian dilakukan selama 7 hari, namun tidak menutup kemungkinan pencarian akan dilanjutkan jika ada tanda-tanda penemuan korban.

“Kami sudah sampaikan juga kepada para nelayan, warga sekitar jika menemukan korban untuk segera melapor ke TIM SAR, Pihak kepolisian ataupun pemerintah desa setempat,” tegasnya.

Nanang menyebutkan, berdasarkan hasil musyawarah dengan keluarga terkait pencarian yang sudah dilakukan selama 7 hari.

“Kita sudah sampaikan semua hasil pencarian kepada keluarga, alhamdulillah keluarga sudah menerima dan mengikhlaskan korban,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa terdapat insiden perahu terbalik di Perairan Tamberu Batu Marmar Pamekasan dengan 5 ABK, 3 Selamat, 1 orang masih dilakukan pencarian dan 1 orang ditemukan mengapung di perairan Dasuk Sumenep.

Korban ditemukan meninggal atas nama Abdurrahman (50). Sementara satu nelayan lainnya atas nama Alwi (60) masih dalam upaya pencarian tim SAR gabungan hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *