BHR Pamekasan Pastikan Satu Rajab Jatuh Pada Sabtu 13 Januari 2024

News949 Dilihat

KARIMATA.NET, PAMEKASAN – Bagian Hisab dan Rukyat Pamekasan pastikan tanggal satu Rajab 1445 Hijriyah akan jatuh pada Sabtu, (13/01/2024).

Kepastian tersebut disampaikan H. Hosen Wakil Ketua Bagian Hisab dan Rukyat (BHR) Pamekasan. Ia menjelaskan bahwa Jumat (12/01/2024) ba’da Maghrib sudah masuk satu Rajab 1445 H karena ijtima’ atau konjungsinya terjadi pada Kamis (11/01/2024) pukul 18.59 WIB.

“Keadaan hilal kemarin masih dibawah ufuk, sehingga baik secara hisab apalagi rukyat hilal tidak bisa diamati. Termasuk di kalender, kemarin (11/01/2024) masih tanggal 28 jumadil akhir sehingga hari ini 29 jumadil akhir, dan nanti sore hilal sudah tinggi,” jelasnya saat mengudara di Radio Karimata Jumat (12/01/2024) pagi.

Ia menjelaskan, jika bulan Rajab merupakan salah satu bulan dalam kalender Islam yang memiliki kemuliaan, untuk itu umat muslim dianjurkan memperbanyak amal baik.

“Ada sebagian orang melaksanakan puasa di tanggal satu Rajab, ini yang banyak dilaksanakan, kemudian yang lainnya bulan rajab ini juga termasuk salah satu bulan yang sangat mulia, jika tidak mampu berpuasa bisa lakukan hal-hal yang baik yang bisa mendongkrak amal ibadah kita,” ucapnya.

Selain menentukan 1 Rajab, H. Hosen juga memperkirakan 1 Sya’ban 1445 Hijriyah akan jatuh pada 11 Februari 2024.

“Sya’ban ijtimaknya akan terjadi pada Sabtu (10/02/2024) jam 6 pagi, jika pada hari Sabtu hilal bisa dirukyat, ketinggiannya memang sudah tinggi 5 derajat 59 menit untuk di Observatorium Jokotole sebagai markasnya, kemudian elongasinya jarak diagonal bulan dan matahari 7 derajat 59 menit, maka Sya’ban jatuh pada esok harinya atau pada 11 Februari 2024,” katanya.

Namun menurutnya hal itu bisa berubah jika salah satu markas yang tersebar di Indonesia belum berhasil merukyat, kemungkinan besar akan diistikmalkan, sehingga 1 Sya’ban jatuh pada 12 Februari 2024.

H. Hosen menambahkan, untuk bulan Ramadhan menurut prediksi baik secara hisab maupun rukyat ijtimak atau konjungsi akan terjadi di akhir Sya’ban pada Minggu (10/03/2024) pukul 16.00 WIB

“Tinggi hilal saat itu masih 0 derajat 28 menit, untuk awal puasa maka akan terjadi perbedaan untuk penganut hisab dan rukyat.” Pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *