Pernah Ditinjau Wabup, Jalan Pragaan Daya Sumenep Kini Diperbaiki Secara Swadaya

KARIMATAMEDIA, SUMENEP – Jalan penghubung Desa Pragaan Daya menuju Desa Prenduan dan Desa Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, rusak parah selama kurang lebih 10 tahun, akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat.

Perbaikan dilakukan karena hingga kini belum ada realisasi penanganan dari pemerintah, meski sebelumnya telah dilakukan peninjauan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep.

Warga Desa Pragaan Daya, Pak Alfin, saat on air di Radio Karimata Minggu Siang, menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut mulai dikerjakan sejak Jumat, 30 Januari 2026. Ia menjelaskan, kerusakan jalan sudah berlangsung lama dan kondisinya semakin memprihatinkan, terutama saat musim hujan.

“Kalau rusaknya itu pak, kurang lebih 10 tahunan sudah pak,” kata Pak Alfin.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat, khususnya bagi para petani yang setiap hari melintas untuk menuju lahan pertanian, serta warga yang beraktivitas saat hari pasar. Kondisi jalan yang berlubang dan licin kerap menyulitkan dan membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru, Polres Pamekasan Terapkan Car Free Night di Arek Lancor

Sebelumnya, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim telah meninjau langsung kondisi jalan rusak di Jalan Pasar Brumbung, Dusun Minomih, Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, pada Jumat (21/6/2025). Kunjungan itu dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan skala prioritas serta perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap infrastruktur jalan tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Wabup Imam Hasyim didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Camat Guluk-Guluk, Kepala Desa Prenduan, serta Sekretaris Desa Pragaan. Mereka meninjau sejumlah titik kerusakan jalan yang dinilai cukup parah dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat hari pasar.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada perbaikan yang dilakukan.

“Makanya dari itu pak, ada inisiatif dari masyarakat untuk melakukan swadaya memperbaiki jalan ini. Apalagi sekarang musim hujan, dan ini jalan utama petani menuju sawah,” lanjutnya.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Sumenep Ungkap Kasus KDRT Berujung Kematian

Ia mengungkapkan, dana perbaikan jalan murni berasal dari sumbangan masyarakat. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp41.827.000, ditambah bantuan dari hasil kegiatan live streaming yang dilakukan melalui media sosial.

“Sejauh ini sumbangan murni dari masyarakat, dananya sekitar 41 juta 8 ratus 27 ribu rupiah, dan juga ada hasil livestreaming yang dilakukan melalui sosmed,” ujarnya.

Saat ditanya terkait siapa penggagas awal perbaikan jalan tersebut, Alfin menyebut adanya peran tokoh masyarakat setempat.

“Ada pak, itu merupakan salah satu tokoh masyarakat atau kiai di Desa Pragaan Daya pak,” katanya.

Ia menambahkan, proses perbaikan jalan akan terus dilanjutkan apabila terdapat tambahan dana. Warga berharap, langkah swadaya ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep agar perbaikan jalan bisa dilakukan secara menyeluruh dan permanen.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” pungkasnya. (Ainul/Ayg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *