BMKG Sebut Gempa Bumi di Tuban Akibat Sesar Aktif di Dasar Laut Jawa

Nasional, News, Peristiwa2020 Dilihat

KARIMATA.NET, PASURUAN – Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) Pasuruan mencatat hingga Sabtu (23/03/2024) pukul 10.57 WIB gempa susulan di perairan tuban mencapai 163 kali.

Rully Oktavia Hermawan, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas II Pasuruan mengatakan, sejak gempa bumi pertama bermagnitudo 6.0 yang terjadi pukul  11.22.45 WIB di wilayah Pantai Barat Gresik dengan koordinat 5,79° LS ; 112,32° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 126 Km arah Timur Laut Tuban, pada kedalaman 10 km gempa susulan terus terjadi, bahkan jam 15:52 WIB gempa bumi dengan skala Magnitudo 6,5 kembali terjadi di lokasi 5.76 LS,112.33 BT (130 km TimurLaut TUBAN-JATIM), Kedalaman 10 Km.

“Gempa susulan terus terjadi, namun intensitasnya gempa susulan sudah menurun dibandingkan dengan hari Jumat 22 Maret kemarin,” ujarnya saat dikonfirmasi Jurnalis Karimata, Sabtu siang.

Ia menyampaikan gempa bumi di laut Tuban Jatim merupakan jenis gempa bumi sesar Bawean yang masih aktif dan tergolong sesar tua.

“Gempa ini sesar aktif di laut jawa dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip) dengan jenis gempa bumi gerak dangkal,” tegasnya.

Rully menambahkan potensi kegempaan di laut jawa masih berpotensi, mengingat banyaknya sesar aktif di sekitar laut jawa.

“Potensi kegempaan itu ada, kami terus mengamati selama 24 jam, dan memang gempa selalu terjadi, hanya saja ada yang dirasakan ada yang tidak dirasakan,”tambahnya.

Dirinya mengimbau agar masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

“Masyarakat kita minta agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang kekuatannya lebih kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *