Selama Tahun 2023, BMKG Catat 5.086 Gempa Terjadi di Jatim

Nasional, News, Peristiwa872 Dilihat

KARIMATA.NET, PASURUAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pasuruan mencatat lima ribu lebih Gempa Bumi terjadi di Jawa Timur Selama tahun 2023.

Sumber gempa di Jawa Timur berasal dari zona subduksi di selatan Jawa, dimana lempeng Indoaustralia menghujam di bawah lempeng Eurasia, dan sumber gempa dari sesar yang ada di darat.

Rully Oktavia Hermawan, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas II Pasuruan  mengatakan dalam keterangan yang diterima Radio Karimata bilang, sepanjang tahun 2023 di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY tercatat terjadi 5.086 gempa bumi, dengan Magnitudo yang bervariasi dari M 0,7 hingga Magnitudo terbesar 6,7.

“Gempa yang terjadi di wilayah Jawa timur didominasi oleh gempa dengan M < 2,9 sebanyak 3570 kejadian, Magnitudo lebih dari 3,0 kurang 3,9 sebanyak 1358 kejadian dan gempa dengan  5<M<5,9 sebanyak 13 kejadian, serta gempa dengan M lebih dari 6 sebanyak 3 kejadian,” ujarnya, Sabtu (30/12/2023).

Ia melanjutkan, berdasarkan kedalaman, gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km sebanyak 4376 kejadian, kedalaman menengah 60<h<300 sebanyak 694 kejadian dan gempa bumi dalam lebih dari 300 km sebanyak 16 kejadian.

“Dari 5086 kejadian gempa bumi tersebut, 39 gempabumi dirasakan dengan intensitas yang bervariasi dari II – IV MMI,” tegasnya.

Gempabumi dirasakan dengan Magnitudo terbesar M 6,6 terjadi pada tanggal 14 April 2023 pukul 16.55.44 WIB dengan parameter 6.31 LS (Lintang Selatan) dan 111.96 BT (Bujur Timur) kedalaman 643 km terletak pada 65 km Barat Laut Tuban. Gempabumi tersebut dirasakan semua wilayah Jawa timur dengan intensitas  III – IV MMI, terasa hingga wilayah timur di Bima, Lombok III MMI wilayah barat dirasakan hingga Yogyakarta, Purbalingga intensitas II MMI,

“Jika dari peta sebaran episenter gempa bumi yang terjadi tahun 2023, sumber gempa terbanyak terjadi di selatan Pulau Jawa yang merupakan sumber gempa zona subduksi Indo Australia dengan Eurasia dan sebagian gempa di area sesar lokal,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *