Lomba Panahan Tradisional Dandim Cup di Lapangan SMAN 3 Pamekasan. (Ist-KarimataMedia)

Panahan Tradisional Dandim Cup 2026 Resmi Digelar di Pamekasan

KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Lomba Panahan Tradisional Dandim Cup 2026 resmi digelar di Lapangan SMA Negeri 3 Pamekasan, Jalan Pintu Gerbang, Kabupaten Pamekasan, Minggu (18/01/2026). 

Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, Komandan Kodim 0826/Pamekasan secara resmi membuka kegiatan tersebut. 

Event ini menjadi ajang perdana panahan tradisional yang digagas Kodim 0826/Pamekasan.

Mayor Cpl Suwandi, Kepala Staf Kodim 0826/Pamekasan mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti total 174 peserta dari berbagai daerah.

“Pesertanya sebanyak 174 orang, terdiri dari 76 kelompok dewasa dengan jarak panahan 30 meter, kemudian 60 peserta putra U-15 dengan jarak 15 meter, serta 38 peserta putri U-15 dengan jarak yang sama,” katanya saat On Air di Dinamika Madura, Minggu (18/01/2026). 

Ia menjelaskan, peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari wilayah Madura dan Jawa Timur, namun juga dari sejumlah daerah lain seperti Surabaya, Sidoarjo, Jember, Pasuruan, Ponorogo, Gresik, hingga peserta terjauh dari Bogor.

Baca Juga:  Sambut HUT Ke-80 RI, Kodim 0826 Pamekasan Gelar Berbagai Lomba

Menurutnya, Dandim Cup baru pertama kali dilaksanakan di Pamekasan pada masa kepemimpinan Dandim saat ini. Event ini dirancang sebagai olahraga yang bersifat komunikasi sosial (Komsos) untuk mendekatkan TNI dengan masyarakat melalui kegiatan positif.

“Standar yang digunakan mengacu pada Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI). Panahan tradisional sendiri berada di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia atau KORMI,” jelasnya.

Kodim 0826/Pamekasan, berinisiatif menjadikan Dandim Cup sebagai wadah pembinaan atlet, khususnya untuk kategori usia dini. Diharapkan dari ajang ini akan muncul bibit-bibit atlet panahan tradisional, terutama dari Kabupaten Pamekasan dan Jawa Timur.

“Melalui Dandim Cup 2026 ini, kami berharap akan lahir atlet-atlet panahan tradisional, terutama dari kelompok U-15,” ungkapnya.

Baca Juga:  PMI Pamekasan Bantu 260 Warga di Dua Desa Atasi Krisis Air Bersih

Selain trofi, para juara juga mendapatkan uang pembinaan. Kodim 0826/Pamekasan menilai panahan tradisional sebagai olahraga positif yang perlu diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat.

“Kodim sangat mendukung kegiatan ini karena bersifat positif. Masyarakat yang sebelumnya belum mengenal panahan tradisional, kini bisa ikut mengenal dan tertarik,” tambahnya.

Ke depan, Kodim 0826/Pamekasan telah berkoordinasi dengan KORMI untuk menjadikan event ini sebagai agenda rutin tahunan. Bahkan direncanakan akan ada dua event besar, yakni Dandim Cup dan Bupati Cup yang dijadwalkan berlangsung setiap bulan November.

“Ini memang pertama kali dilaksanakan, menjadi ujung tombak. Harapannya ke depan bisa dievaluasi dan ditingkatkan hingga level nasional,” pungkasnya. (Melli/Lum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *