Salah satu rumah warga yang terdampak longsor (Ist-Karimata media)

Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Warga Terdampak Longsor di Sana Daja Pasean Pamekasan

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Tanah longsor terjadi di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. 

Kepala Desa Sana Daja, Qomarudin, menjelaskan longsor tersebar di Dusun Laok Gunung, Dusun Barat Gunung, dan Dusun Paseset Timur, dengan dampak terparah terjadi di Paseset Timur.

“Memang curah hujan beberapa hari ini menyebabkan longsor di empat titik di Desa Sana Daja. Satu di Dusun Laok Gunung, dua titik di Dusun Barat Gunung, dan satu lagi di Dusun Paseset Timur,” Ujarnya saat On Air di Radio Karimata Dinamika Madura, Sabtu (17/01/2026) siang.

Ia mengungkapkan, longsor di Dusun Laok Gunung terjadi di kawasan perbukitan yang bergerak dari atas ke bawah hingga menutup total jalan poros kabupaten yang menghubungkan Desa Sana Daja dengan Desa Sana Tengah. Sementara, di Dusun Barat Gunung, pergerakan tanah merusak dua rumah warga, sebuah mushola, dan beberapa bangunan dapur sehingga tidak dapat ditempati.

Baca Juga:  Peringati HLN ke-80, PLN Madura Dukung Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

“Yang paling parah itu di Dusun Paseset Timur. 10 rumah dan dapur Dusun Paseset timur 13 kk, Dusun barat Gunung 1 mushola, Dusun Laok Gunung ada 1 mushola dan dapur,” ujarnya.

Qomarudin menambahkan, pergerakan tanah menyebabkan pondasi bangunan bergeser dan dinding rumah retak-retak. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya apabila tetap dihuni, terlebih wilayah Desa Sana Daja dikenal sebagai kawasan dengan struktur tanah labil.

“Untuk sementara, pihak desa mengimbau warga terdampak agar mengungsi ke rumah tetangga demi keselamatan jiwa, mengingat hujan masih berpotensi turun dengan intensitas tinggi. Pemerintah desa juga mendampingi warga serta menyalurkan bantuan darurat,” imbaunya.

Baca Juga:  Terduga Pencuri Ayam Petarung di Pademawu Babak Belur Sebelum Diamankan Polisi

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga bersama perangkat desa saling bahu-membahu mengevakuasi barang-barang dari dalam rumah sejak longsor kembali aktif pada malam hari.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Mulai tadi malam warga harus keluar, dan barang-barang yang bisa diselamatkan dikeluarkan bersama-sama,” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Sana Daja akan mengajukan permohonan bantuan dan penanganan kepada Pemerintah Daerah, mengingat sebagian besar warga terdampak merupakan keluarga dengan kondisi ekonomi lemah.

“Kami sudah komunikasi dengan Pemerintah Daerah, semoga ada tanggapan baik. Harapan kami, pemerintah benar-benar mengawal dan membantu karena ini musibah murni,” pungkasnya. (Lumi/May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *