KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Klinik Mata dr. Budi menggelar kegiatan mitigasi, sosialisasi dan simulasi pemadaman kebakaran pada Sabtu, (14/02/2026). Kegiatan ini menghadirkan tim pemadam kebakaran (Damkar) Pamekasan.
Direktur Klinik Mata dr. Budi, Abdurrahman Shiyam, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kewajiban bagi setiap fasilitas kesehatan.
“Hal ini memang sebuah kewajiban bagi sebuah fasilitas kesehatan untuk mengadakan pelatihan bagi seluruh karyawan. Karena, selain tuntutan akreditasi untuk fasilitas kesehatan, ini juga merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa potensi kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga pengetahuan mengenai penanganan awal sangat penting dimiliki setiap individu.
“Kebakaran itu bisa terjadi di mana saja, di rumah, dalam perjalanan, maupun di tempat kerja. Makanya kami membekali karyawan dengan pengetahuan ini agar bermanfaat, terutama karena sebagian besar orang menghabiskan waktu di rumah dan di tempat kerja yang sama-sama berisiko,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihak klinik secara khusus mengundang tim Damkar agar materi yang diberikan bersifat praktik dan aplikatif.
“Iya karena Tim Damkar ini kan sudah banyak pengalaman mengatasi berbagai macam bentuk kebakaran,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Puskesmas Kowel serta Klinik Pratama Polres Pamekasan.
Sementara Abdurrahman menambahkan, sejak berdirinya Klinik Mata dr. Budi, pelatihan serupa telah dilaksanakan dua kali. Pertama pada 6 Agustus 2022, ketika waktu berdirinya Klinik
“karena saat itu kami baru berdiri dan sebagian besar belum paham cara penanganan kebakaran. Kedua adalah hari ini, 14 Februari 2026. Kami mengundang kembali tim Damkar karena banyak karyawan baru yang belum mendapat pelatihan,” paparnya.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya berhenti pada teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam situasi nyata apabila terjadi keadaan darurat.
“Harapannya setelah dilakukan kegiatan ini adalah penerapan ilmunya. Apabila terjadi kebakaran di mana pun, kita bisa memahami tindakan apa yang harus dilakukan jika tidak ada orang lain,” pungkasnya. (Soleh/Ns)
Karimata Media Dinamika Madura