Breaking News
Foto : Tim Teknis Saat Melakukan Penanganan (Ist.Karimata.net)

Kabel SUTT 150 kV Putus Akibat Petir, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap di Wilayah Madura

KARIMATA.NET, PAMEKASAN – PT PLN (Persero) mengkonfirmasi adanya gangguan pada sistem kelistrikan di sisi Gardu Induk Sampang dan Sumenep. Gangguan ini terjadi akibat penghantar putus yang menyebabkan kabel penghantar Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV putus pada Sabtu malam (30/11/2024) pukul 21.30 WIB.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Madura, Fahmi Fahresi, menjelaskan bahwa tim teknis sedang bekerja maksimal untuk mengatasi situasi tersebut. “Sampai saat ini, kami terus melakukan penanganan agar aliran listrik dapat kembali normal secara bertahap,” ujar Fahmi saat On Air di Radio Karimata.

Baca Juga:  PLN Siaga Idul Fitri 1446 H: 68.000 Personel Disiapkan untuk Jaga Pasokan Listrik

Untuk meminimalkan dampak gangguan, PLN menerapkan manajemen beban secara bergilir dengan durasi pemadaman selama dua jam di setiap wilayah terdampak. Hal ini berlaku untuk sejumlah wilayah di Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

“Setelah dua jam padam, aliran listrik akan kembali menyala, dan pola ini dilakukan secara bergantian,” jelas Fahmi. Ia juga menambahkan bahwa jadwal lengkap pemadaman masih dalam proses penyusunan dan akan segera diinformasikan kepada masyarakat.

“Kami masih melakukan penanganan terhadap kabel yang putus akibat sambaran petir. Untuk sementara, diterapkan manajemen beban, paling lambat hingga pukul 18.00 WIB nanti,” jelas Fahmi. 

Baca Juga:  Jelang Laga Kontra Persis Solo, Madura United Minim Gelar Latihan

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat gangguan ini. Perusahaan berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin dan terus memberikan pembaruan terkait proses perbaikan.

“Kami dari PLN sudah mengarahkan tim teknis untuk melakukan penanganan sejak tadi malam jam 21.30,” tutup Fahmi. (Ainul/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *