Madura United Pulang Tanpa Poin dari GBK, Takluk 0-2 dari Persija

KARIMATAMEDIA,JAKARTA– Madura United harus menelan kekalahan saat bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Jumat (23/1/2026) malam WIB. Laskar Sape Kerrab tumbang dengan skor 0-2 dari tuan rumah Persija Jakarta, setelah dua kali dihukum penalti hingga menit akhir laga.

Carlos Eduardo Biasi Parreira Pelatih Madura United, menilai timnya kesulitan menemukan ritme permainan di babak pertama, meski masih mampu bertahan dengan cukup baik sebelum penalti pertama diberikan kepada Persija jelang turun minum. Penalti tersebut dieksekusi Gustavo Almeida pada menit ke-44 dan membawa Macan Kemayoran unggul 1-0 di babak pertama.

“Di babak pertama kami tidak menemukan cara terbaik untuk bermain, tetapi kami bertahan dengan baik. Sayangnya ada penalti yang diberikan kepada kami, dan itu memaksa saya mengubah rencana di babak kedua,” ujar Carlos dalam konferensi pers usai laga.

Baca Juga:  Prof. AQ Soroti Kartu Merah Nurdiansyah, Madura United Tumbang dari PSIM

Memasuki babak kedua, Madura United melakukan perubahan taktik dan susunan pemain. Carlos mengubah formasi dari tiga bek menjadi empat bek dengan skema 4-3-3, yang membuat permainan Madura United lebih agresif dan menekan lini pertahanan Persija. Sejumlah peluang pun tercipta, namun gagal berbuah gol.

“Di babak kedua kami mulai bermain lebih baik, mulai menekan, dan memiliki beberapa peluang. Kami punya peluang lewat sundulan dan tendangan, tetapi sayangnya kami tidak bisa mencetak gol,” lanjut Carlos.

Meski melakukan perunahan taktik, Justru Persija sendiri menambah keunggulan di penghujung laga melalui penalti kedua. Sempat terjadi drama saat Alaaeddine Ajaraie mengira mencetak gol usai menyambar bola rebound dari penalti Maxwell Souza yang ditepis Diky Indrayana. Namun gol dianulir VAR, penalti diulang, dan Maxwell sukses menjadi algojo pada menit ke-90+15.

Baca Juga:  MK Putuskan Gugatan Risma-Gus Hans Tidak Dapat Diterima

Sementara itu, pemain Madura United, Taufany Muslihuddin, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil negatif tersebut. Ia juga menyoroti keputusan wasit yang menurutnya cukup merugikan timnya di laga ini.

“Pertama-tama saya mohon maaf kepada fans Madura, kita tidak bisa membawa pulang poin. Ini pertandingan yang tidak mudah, kita terkena dua penalti yang mungkin bisa kita pertanyakan. Saya juga sempat mendapat pelanggaran yang sangat riskan, tapi wasit tidak melindungi pemain saat itu,” ucap Taufany.

Kekalahan ini membuat Madura United tetap tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan koleksi 17 poin, unggul tujuh angka dari zona degradasi. Sementara Persija Jakarta bertahan di posisi ketiga dengan 38 poin, tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Borneo FC. (Fauzi/ain)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *