KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Sebanyak 98 persen jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan telah menjalani vaksinasi meningitis sebagai salah satu syarat wajib sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Vaksinasi tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin (9/2/2026) hingga Rabu (11/2/2026) di sejumlah titik di Pamekasan.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan, Abdul Halim, mengatakan pelaksanaan vaksinasi disesuaikan dengan agenda manasik haji, sehingga dilakukan di beberapa lokasi seperti Hotel Berlian, Hotel Azana, serta wilayah Ponjanan.
“Ada sisa sekitar 2 persen dari total jemaah yang belum divaksin karena keterbatasan stok vaksin. Sisanya akan divaksin di puskesmas masing-masing,” kata Abdul Halim kepada jurnalis Karimata Media, Kamis (12/02/2026).
Ia menambahkan, selain vaksin meningitis, para jemaah juga diwajibkan menjalani vaksinasi polio. Namun untuk jadwal pelaksanaannya masih menunggu informasi resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan.
“Biasanya vaksin polio dilakukan satu bulan sebelum keberangkatan,” pungkasnya.
Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan terus mematangkan berbagai persiapan menjelang keberangkatan jemaah ke Tanah Suci. Selain vaksinasi, dalam beberapa pekan terakhir Kemenhaj juga secara masif melaksanakan manasik haji guna memastikan seluruh jemaah memahami tata cara ibadah dan siap secara fisik maupun administrasi. (Sukri/Ans)
Karimata Media Dinamika Madura