KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Moh Washil (26), pemuda asal Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, nekat melaporkan kondisi jembatan rusak parah di wilayahnya langsung kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.
Washil mendatangi Sekretariat Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Jumat, 23 Januari 2026, melalui layanan Lapor Pak Wapres. Ia mengaku terpaksa mengambil langkah tersebut karena jembatan yang menjadi akses vital warga itu rusak sejak tahun 2023 dan hingga kini tak kunjung mendapat perbaikan permanen.
Menurut Washil, setiap tahun jembatan tersebut kembali rusak dan hanya diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat dengan menggunakan bambu. Padahal, jembatan itu merupakan jalur utama aktivitas warga, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.
“Jalan itu merupakan akses utama masyarakat, termasuk anak sekolah. Karena kondisinya sangat membahayakan, akhirnya kami melaporkan langsung ke Wakil Presiden,” ujar Washil saat on air dalam program Dinamika Madura Radio Karimata, Selasa (27/1/2026).
Ia menegaskan, laporan tersebut dilakukan atas inisiatif pribadi karena rasa prihatin melihat kondisi jembatan yang tak kunjung mendapat penanganan serius. Washil berharap, laporan itu dapat mendorong adanya solusi konkret serta mempercepat penanganan melalui pemerintah pusat.
“Dengan adanya laporan ini, kami berharap ada solusi dan percepatan penanganan dari pemerintah pusat,” harapnya.
Washil menambahkan, laporannya telah diterima secara resmi oleh Sekretariat Wakil Presiden dan dirinya sudah mendapatkan surat tanda terima laporan. Saat ini, ia bersama warga masih menunggu tindak lanjut dan langkah selanjutnya dari pihak terkait. (Sukri/Sl)
Karimata Media Dinamika Madura